
AWG Kembali Gelar Bulan Solidaritas Palestina
14 menit yang lalu
Chicha mendorong pendampingan bagi warga yang terkendala biaya dan perluasan bantuan pendidikan.
Terbit · 1 min read

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Chicha Koeswoyo menyatakan akan mengawal bantuan penebusan ijazah yang tertahan bagi warga prasejahtera. Menurut laporan ANTARA, pendampingan itu diharapkan membantu warga mengakses peluang kerja dan meningkatkan taraf hidup.
Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/10/2026), Chicha mengatakan bantuan tersebut ditujukan bagi warga yang kesulitan biaya untuk mengambil ijazah. Ia menyebut ijazah sebagai dokumen penting untuk melamar pekerjaan.
“Ijazah bukan sekadar selembar kertas, tetapi sebuah harapan untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Advokasi terkait program ini perlu dilakukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat kurang mampu,” kata Chicha.
Menurut laporan yang sama, Chicha menyebut bantuan penebusan ijazah sebagai salah satu program unggulan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Chicha mengatakan menerima banyak permohonan dari warga yang terkendala biaya untuk mengambil ijazah. Menurutnya, pendampingan diperlukan agar hambatan biaya tidak mengurangi kesempatan mereka memperoleh pekerjaan.
Ia juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas jangkauan bantuan pendidikan, termasuk dengan mengembangkan program sekolah swasta gratis. Chicha mengatakan bantuan pendidikan di Jakarta saat ini mencakup berbagai jenjang, baik sekolah negeri maupun swasta.
Chicha menyebut bantuan penebusan ijazah dapat diwujudkan melalui kerja sama dengan lembaga pengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya. Ia menilai kolaborasi dengan Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta penting untuk menjangkau warga yang membutuhkan.