
Kemenag Siapkan Program Pesantren Bebas TBC
13 menit yang lalu
Elkins menjelaskan lima pola yang dapat membatasi kemandirian dan ketangguhan emosional anak.
Terbit · 2 min read

Jakarta - Psikolog klinis Meredith Elkins menguraikan lima tanda orang tua terlalu protektif dalam mengasuh anak. Menurut laporan CNBC Make It yang dimuat Jumat (30/10/2026), pola asuh yang berlebihan dapat membuat anak merasa tidak mampu menghadapi tantangan tanpa bantuan orang dewasa.
Elkins merupakan pakar kecemasan pada anak dan orang tua serta pengajar di Harvard Medical School. Laporan itu membahas pola asuh yang terlalu mencampuri dan melindungi kehidupan anak, berikut cara mendukung ketangguhan emosional mereka.
Tanda pertama adalah orang tua terlalu cepat menyelesaikan masalah anak, misalnya dengan langsung turun tangan saat anak berselisih dengan teman atau kesulitan mengerjakan tugas. Anak perlu diberi kesempatan mencoba mencari jalan keluar sendiri, sementara orang tua dapat mengajukan pertanyaan yang mendorong mereka berpikir.
Tanda kedua adalah orang tua selalu berusaha menjauhkan anak dari emosi negatif seperti sedih, kecewa, takut, atau frustrasi. Menurut laporan yang sama, anak perlu belajar mengenali dan mengelola perasaan tersebut; orang tua dapat mengakui perasaan anak sambil mendukung kemampuannya menghadapi keadaan.
Tanda ketiga, orang tua meragukan kemampuan anak menghadapi kesulitan sesuai usianya sehingga terlalu sering mengawasi, membatasi kegiatan, atau mengambil alih tanggung jawab. Elkins menyarankan pemberian kepercayaan secara bertahap, termasuk melibatkan anak dalam tugas sederhana dan keputusan yang sesuai kemampuannya.
Tanda keempat adalah terlalu menekankan hasil, seperti nilai atau prestasi, dibandingkan usaha dan proses belajar. Tekanan pada hasil dapat membuat anak takut salah dan menghindari tantangan; orang tua disarankan menghargai ketekunan serta membantu anak belajar dari kegagalan.
Tanda kelima muncul ketika kecemasan orang tua lebih menentukan tindakan daripada kebutuhan nyata anak. Contohnya, orang tua terus mengawasi pekerjaan rumah karena takut anak mendapat nilai buruk; Elkins menyarankan orang tua berhenti sejenak dan menilai apakah tindakan mereka diperlukan demi keselamatan anak atau untuk meredakan kecemasan sendiri.
Membangun ketangguhan bukan berarti membiarkan anak menghadapi masalah sendirian. Anak tetap membutuhkan hubungan yang aman dan dukungan emosional, sekaligus kesempatan bertahap untuk mencoba, belajar dari pengalaman, dan mengembangkan kemandirian.