
BPI Sebut Industri Film Kekurangan Penulis
36 menit yang lalu
Gereja YHS Lembah Pujian Manado merayakan HUT ke-14 lewat ibadah syukur yang dihadiri unsur Pemprov Sulut.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan Manado Post, Gereja YHS Lembah Pujian Manado merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-14 melalui ibadah spesial di Graha YHS Lembah Pujian Manado, Minggu (25/10/2026).
Perayaan itu menjadi ungkapan syukur atas perjalanan pelayanan gereja sejak berdiri pada 2012. Perayaan juga memperkuat komitmen jemaat untuk bertumbuh dalam iman dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
Dalam khotbahnya, Pastor Samuel Lasuardi mengingatkan bahwa gereja bukan sekadar bangunan fisik, melainkan orang-orang yang hidup di dalamnya. “Gereja bukan gedungnya, tetapi orangnya. Setiap jemaat diibaratkan seperti batu yang membangun gereja,” ungkapnya.
Sambutan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut, Jhony Suak. Ia menyampaikan rasa syukur dan berharap gereja semakin dewasa dalam iman, kuat dalam doa, serta terus menjadi berkat bagi jemaat dan lingkungan sekitar.
Suak juga mengapresiasi Pastor Irwan Hasan dan istrinya, Novita Mononimbar, bersama seluruh pelayan dan jemaat. Menurut dia, perjalanan 14 tahun tidak terlepas dari tantangan dan pengorbanan, tetapi kesetiaan jemaat membuat pelayanan terus bertahan dan berkembang.
Menurut laporan yang sama, Suak menekankan pentingnya sinergi gereja dan pemerintah untuk membangun masyarakat yang rukun dan damai. “Ketika gereja bersama pemerintah berjalan bersama, saling menghormati, dan membangun komunikasi yang baik, kita dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Suak.
Usai ibadah, Pastor Irwan Hasan menyampaikan bahwa gereja yang berdiri sejak 2012 itu telah melewati sejumlah tantangan. Ia sendiri memimpin pelayanan selama 10 tahun, sejak 2016. “Kita merayakan 14 tahun perjalanan yang tidak mudah. Bukan seberapa mulus jalannya, tetapi seberapa tangguh gereja ini bisa bertahan. Berbagai badai dan tantangan berhasil dilewati karena komitmen semua jemaat,” ungkap Irwan.
Irwan mengibaratkan gereja sebagai kapal besar yang tumbuh dari kecil dan tidak bisa dikendalikan satu orang. Ia berharap jemaat menjadi pribadi yang mandiri dan dewasa dalam iman serta mau membantu sesama. “Tidak pernah mudah, tetapi selalu berharga. Kami berharap YHS ke depannya menjadi dampak bagi banyak orang,” tegasnya.
Dalam rangkaian ibadah, Pastor Samuel Lasuardi bersama jemaat mendoakan Pastor Irwan Hasan dan istrinya, Novita Mononimbar. Perayaan juga ditandai pemasangan lilin pada kue ulang tahun bersama panitia dan jemaat.