
GREAT Institute Proyeksikan Ekonomi Kuartal Ketiga Tumbuh 5,2-5,4 Persen
13 menit yang lalu
Dua erupsi tercatat di Gunung Dukono; Badan Geologi meminta warga menjauhi kawah aktif dalam radius 4 kilometer.
Terbit · 1 min read

Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami dua kali erupsi pada Senin (2/11/2026). Menurut laporan ANTARA yang mengutip Kepala Badan Geologi Lana Saria, erupsi pertama menyemburkan kolom abu sekitar 950 meter di atas puncak.
Erupsi pertama terjadi pukul 09.11 WIT. Kolom abu teramati mencapai ketinggian 2.037 meter di atas permukaan laut.
Lana mengatakan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat. Erupsi itu terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 18 milimeter dan durasi gempa 38,57 detik.
Gunung tersebut kembali erupsi pada pukul 09.53 WIT. Tinggi kolom abu pada erupsi kedua tidak terlihat karena tertutup awan atau kabut.
Erupsi kedua tercatat memiliki amplitudo maksimum 31 milimeter dan durasi gempa 44,76 detik. Hingga laporan tersebut disampaikan, tingkat aktivitas Gunung Dukono berada pada Level II atau Waspada.
Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, pengunjung, dan wisatawan tidak beraktivitas, mendaki, atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari kawah aktif.
Lana mengingatkan bahwa erupsi yang disertai sebaran abu vulkanik dapat terjadi secara berkala, dengan arah sebaran dipengaruhi kecepatan dan arah angin. Masyarakat di kawasan terdampak diimbau menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mengantisipasi risiko abu bagi kesehatan pernapasan.

13 menit yang lalu

17 menit yang lalu

21 menit yang lalu