
Kadis PMD Minahasa Larang Pungutan Liar
14 menit yang lalu
Penutupan berlaku di seluruh jalur sejak 29 Oktober 2026 untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.
Terbit · 1 min read

Seluruh jalur pendakian Gunung Andong di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditutup sementara untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Menurut laporan CNNIndonesia, penutupan berlaku mulai Kamis (29/10/2026) pukul 00.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan.
Penutupan mencakup jalur Sawit, Pendem, Gogik, dan Temu Kidul. Kebijakan itu berlaku bagi seluruh pos pendakian di kawasan Gunung Andong.
Ketua Basecamp Taruna Jayagiri Pendakian Gunung Andong via Sawit, Maisaro, mengatakan keputusan tersebut mengikuti arahan pemerintah daerah. Maisaro, seperti dilansir Detik, menyebut arahan Gubernur Jawa Tengah sebagai dasar penutupan untuk mengantisipasi kebakaran dan menjaga lingkungan.
Pengumuman penutupan telah disebarkan melalui saluran media sosial pengelola basecamp. Akses pendakian belum dipastikan kapan akan dibuka kembali.
Pengelola masih menunggu evaluasi kondisi keamanan kawasan dan instruksi lanjutan dari otoritas terkait. Pengelola Basecamp Gunung Andong via Pendem, Khoirul, juga menyatakan penutupan dilakukan untuk mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.
Pengelola Basecamp Gunung Andong via Temu Kidul, Sururi, membenarkan bahwa akses pendakian dari posnya dihentikan. Menurut laporan CNNIndonesia, penutupan dilakukan sesuai kesepakatan para pengelola basecamp di sekitar lereng Gunung Andong.
Para pengelola mengimbau masyarakat dan calon pendaki menunda rencana pendakian hingga kondisi dinilai aman dan jalur resmi dibuka kembali.