
PLN dan Pemkab Toli-Toli Tinjau Tapak SUTT
13 menit yang lalu
Penghargaan diberikan atas upaya penurunan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Jawa Tengah.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih Mandaya Award 2026 dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat untuk kategori Pemerintah Provinsi Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan. Menurut laporan CNNIndonesia.com, penghargaan itu diberikan dalam Puncak Penganugerahan Mandaya Award.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan tersebut di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026). Acara itu dihadiri Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar serta sejumlah menteri dan wakil menteri terkait.
Jawa Tengah berada dalam kategori yang sama dengan Lampung, Gorontalo, dan Sumatera Selatan. Luthfi menyebut penghargaan itu sebagai pengakuan nasional terhadap upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di provinsi tersebut.
Menurut laporan yang sama, angka kemiskinan Jawa Tengah pada Maret 2026 tercatat 9,21 persen atau 3,29 juta penduduk. Angka pada September 2025 tercatat 9,39 persen.
Luthfi mengatakan upaya penurunan kemiskinan perlu dijaga melalui kolaborasi pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, pemerintah desa, kementerian dan lembaga, serta Baznas Jawa Tengah. Ia juga menyebut keterlibatan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan dan pemberdayaan lewat program Kecamatan Berdaya.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Penurunan Kemiskinan Provinsi Jawa Tengah Syamsudin Isnaini memaparkan tiga strategi yang dikembangkan. Strategi itu mencakup bantuan bagi kelompok miskin dan rentan, pengurangan kantong kemiskinan melalui program 1 OPD 1 Desa Dampingan, serta pemberdayaan masyarakat.
Menurut Syamsudin, program 1 OPD 1 Desa Dampingan telah berjalan efektif selama lebih dari lima tahun. Pemberdayaan dilakukan bersama pihak swasta dan instansi vertikal, antara lain melalui pelatihan serta bantuan modal dari pemerintah, program tanggung jawab sosial perusahaan, Baznas, dan pihak lain.
Selain provinsi, Kabupaten Kebumen, Pemalang, dan Wonosobo mendapat penghargaan untuk kategori Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Penurunan Tingkat Kemiskinan. Kabupaten Pekalongan menerima penghargaan kategori Pemerintah Kabupaten Berkomitmen Tinggi dalam Penurunan Kemiskinan; Muhaimin menyebut penghargaan itu sebagai simbol pergeseran pendekatan dari bantuan sosial menuju pemberdayaan masyarakat.