
Polri Kerahkan 210 Personel Tangani Karhutla
12 menit yang lalu
Gubernur Jatim meminta Disdik memastikan listrik dan internet aman selama TKA yang diikuti 438.126 pelajar.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Dinas Pendidikan (Disdik) provinsi memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, SMK, SLB, dan sederajat bebas kendala teknis, seperti gangguan jaringan listrik dan koneksi internet.
Permintaan itu disampaikan Khofifah setelah meninjau pelaksanaan hari pertama TKA di SMK Negeri 8 Kota Malang, Senin (26/10/2026). Ia mengaku telah menyampaikan kepada Kepala Disdik bahwa jaringan listrik harus aman dan konektivitas internet juga harus dipastikan tetap aman.
Khofifah menyebut kendala teknis sekecil apa pun, baik gangguan koneksi internet maupun pemadaman listrik, akan mengganggu konsentrasi siswa dalam mengerjakan soal tes.
Menurut dia, sebelum TKA resmi digelar, berbagai persiapan telah dilakukan melalui uji coba dan tidak ditemukan kendala teknis.
Khofifah juga mengingatkan para pelajar agar bersungguh-sungguh dan tidak menganggap remeh mata pelajaran tertentu yang diujikan. "Ini menjadi bagian penting untuk melihat standar dari capaian akademik anak-anak," ujar dia.
Di tempat yang sama, Kepala Disdik Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan pelajar di Jawa Timur memiliki animo yang baik terhadap penyelenggaraan TKA. Menurut laporan yang sama, tes yang dimulai pada hari itu diikuti 438.126 pelajar se-Jawa Timur.
Aries menyebut para pelajar ingin mengetahui tingkat literasi dan numerasi serta prestasi mereka dalam proses belajar selama ini. Ia berharap seluruh peserta bekerja keras dan mengerjakan semua soal dengan tidak terburu-buru.
Aries menjelaskan, nilai TKA akan diakumulasikan dengan nilai rapor pelajar selama tiga tahun di sekolah. Nilai tersebut bukan syarat kelulusan, tetapi dapat dipakai untuk masuk perguruan tinggi negeri, salah satunya melalui jalur SNBP.