
Bina Marga Jakbar Relokasi 7.620 Meter Kabel
13 menit yang lalu
Bali membahas dukungan teknologi, investasi, dan infrastruktur untuk konversi kendaraan listrik serta kerja sama lain.
Terbit · 1 min read

Gubernur Bali Wayan Koster membahas peluang konversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik saat menerima Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu di Denpasar, Jumat (23/10/2026). Menurut laporan ANTARA, Koster menginginkan pihak ketiga mendukung konversi tanpa membebani pengguna.
Koster mengatakan pemerintah provinsi terus mendorong kebijakan konversi tersebut. “Kami terus mendorong kebijakan ini, saya sangat membutuhkan pihak ketiga yang tertarik melakukan konversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik tanpa menimbulkan beban bagi pengguna,” kata Koster.
Skema dengan pihak ketiga itu dirancang agar masyarakat tidak menanggung biaya tambahan saat beralih ke kendaraan listrik. Pemerintah Provinsi Bali berharap Korea Selatan mendukung program melalui kerja sama teknologi, investasi, dan penyediaan stasiun pengisian daya.
Pembahasan itu berlangsung sehari setelah Pemerintah Provinsi Bali menerima hibah 11 bus listrik dan enam stasiun pengisian daya dari Pemerintah Korea Selatan. Koster menyebut hibah tersebut sebagai momentum untuk mempercepat pengembangan transportasi publik ramah lingkungan di Bali.
Menurut laporan yang sama, Koster juga membuka peluang kerja sama pengembangan kota cerdas dengan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Ia mengatakan teknologi digital Korea dapat berperan dalam menjaga kualitas pariwisata Bali.
Koster turut mendorong alih teknologi untuk meningkatkan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah serta industri kecil dan menengah lokal, juga mengembangkan industri kreatif Bali. Terkait keamanan pariwisata, ia mengatakan pemerintah provinsi terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk menjaga kenyamanan wisatawan, termasuk dari Korea Selatan.
Yoon menilai komitmen Bali sejalan dengan target Korea Selatan mencapai netralitas karbon pada 2050. Ia menawarkan kerja sama dalam penataan kota cerdas, pengelolaan sampah, teknologi daur ulang, dan sistem transportasi publik, serta menyatakan siap memfasilitasi kerja sama sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan Bali.
Yoon juga menyampaikan rencana pembentukan konsulat Korea Selatan di Bali untuk memperkuat perlindungan warga negaranya. Ia berharap instansi terkait di Bali terus berkoordinasi menjaga keamanan pariwisata.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.