
Kolaborasi Volkswagen dan XPeng Belum Capai Target
9 menit yang lalu
Kepala BNPPDT meninjau pembangunan dua jembatan di Kabupaten Kupang sebagai tindak lanjut arahan Presiden.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau progres pembangunan Jembatan Termanu dan Kapsali. Kedua jembatan itu berada di Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Keterangan Maruli dikonfirmasi di Jakarta pada Minggu (25/10/2026). Maruli, yang juga menjabat Wakil Panglima TNI, menjelaskan bahwa peninjauan itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memulihkan konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat Amfoang Barat Daya.
“Presiden memerintahkan saya untuk mengerjakan jembatan ini,” kata Maruli.
Menurut laporan yang sama, pembangunan jembatan tersebut didukung pengerahan personel dan peralatan dalam skala besar. Pengerahan itu mencakup pengiriman kapal beserta perlengkapan dari Jakarta, dan menurut Maruli bertujuan mempercepat penyelesaian jembatan yang dibutuhkan masyarakat.
“Kami kirim kapal dengan semua perlengkapan-perlengkapan, dan dengan personel-personel dari Jakarta untuk bisa menyelesaikan beberapa jembatan itu. Kami juga tambahkan lagi beberapa,” katanya.
Maruli berharap pembangunan jembatan dapat selesai pada akhir 2026 sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat. Kepada warga Amfoang Barat Daya, ia mengatakan, “Mudah-mudahan jembatan itu bisa menjadi hadiah Natal dari Presiden, dan dari kami semua buat bapak serta ibu sekalian.”
Maruli juga meminta masyarakat setempat tidak berhenti yakin bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan membantu mereka. “Yakinlah bahwa kami tidak akan pernah berhenti untuk membantu masyarakat,” katanya.
Selain pembangunan jembatan, Maruli menyebut pemerintah akan mengupayakan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan air bersih.