
JICT Tekankan Kesehatan Pekerja Pelabuhan
14 menit yang lalu
Perusahaan menyatakan memberi pendampingan dan santunan, sementara investigasi atas kecelakaan masih berlangsung.
Terbit · 1 min read

PT Nindya Karya (Persero) menyampaikan duka cita atas kecelakaan di jalan akses menuju proyek Rumah Pompa Cilincing-KBN dan menyatakan memberi pendampingan serta santunan kepada keluarga korban dan korban yang dirawat. Menurut laporan CNBC Indonesia, perusahaan juga sedang menyelidiki kejadian tersebut.
Kecelakaan itu terjadi pada Jumat (30/10/2026) di jalan akses bersama menuju proyek Rumah Pompa Cilincing-KBN atau Waduk Belibis. Perusahaan menyebut lokasi tersebut bukan bagian dari area kerja atau zona operasional proyek yang dikelolanya.
Senior Vice President QHSE Nindya Karya, Dedikasi Firansyah, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dan berharap korban yang menjalani perawatan segera pulih. Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu (31/10/2026).
Dedikasi mengapresiasi pekerja dan warga yang berupaya memberikan pertolongan setelah mengetahui kejadian. Perusahaan menyatakan telah berkoordinasi dengan warga sekitar dan pihak terkait untuk mendukung penanganan.
Tim proyek juga mengadakan pertemuan dengan warga untuk membahas penanganan kecelakaan. Menurut laporan yang sama, investigasi masih berlangsung untuk melengkapi dokumentasi dan memperoleh informasi serta hasil pemeriksaan secara menyeluruh.
Nindya Karya menyatakan santunan diberikan kepada keluarga korban dan korban yang sedang dirawat di rumah sakit. Perusahaan juga menyebut pendampingan dilakukan untuk membantu keluarga korban.
Perusahaan menyatakan keselamatan dan kesehatan kerja menjadi prioritas dalam pelaksanaan pekerjaan, serta berkomitmen memperhatikan keselamatan di lingkungan sekitar proyek. Nindya Karya mengimbau masyarakat meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area konstruksi yang berpotensi memiliki risiko keselamatan.