
Tujuh Cara Membangun Rutinitas Pagi Sehat
11 menit yang lalu
Padang mewakili Indonesia dalam nominasi bidang gastronomi, dengan kuliner dan tradisi sebagai potensi utama.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Kementerian Ekonomi Kreatif menetapkan Kota Padang sebagai salah satu kota nominasi anggota UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027 bidang gastronomi. Penetapan nominasi itu membuka peluang bagi Padang memperkenalkan kekayaan kuliner dan tradisi ke tingkat internasional.
Dokumen penetapan diterima Wali Kota Padang Fadly Amran dari Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Padang pada Rabu (4/11/2026), dalam kegiatan penetapan nominasi anggota jejaring kota kreatif UNESCO 2027.
Padang akan mewakili Indonesia dalam nominasi UCCN 2027 bidang gastronomi. Kabupaten Bantul juga mengikuti nominasi, pada bidang kerajinan dan seni rakyat.
Teuku Riefky mengatakan penetapan nominasi tersebut memberi peluang bagi Padang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner dan tradisinya ke tingkat internasional serta memperkuat ekonomi kreatif dalam pembangunan kota berkelanjutan.
UCCN dibentuk UNESCO pada 2004 untuk mendorong kerja sama internasional antarkota. Jejaring itu menempatkan kreativitas sebagai pengungkit strategis pembangunan perkotaan berkelanjutan, menurut laporan yang sama.
Fadly menyebut pencalonan sebagai Kota Kreatif Gastronomi tingkat internasional merupakan cita-cita pemerintah kota. Ia menilai potensi tersebut dapat mendorong pengembangan ekonomi sekaligus memperkuat identitas daerah.
“Kuliner telah menjadi identitas Kota Padang. Potensi ini terus dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi daerah, termasuk di tengah berbagai cobaan dan bencana, agar mampu dikenal dan bersaing di tingkat lebih tinggi,” ujar Fadly. Ia juga menyebut pasar tradisional tetap menjadi pusat aktivitas masyarakat, termasuk saat pandemi COVID-19.
Fadly mengatakan pemerintah kota mengembangkan ekosistem gastronomi melalui rencana perbaikan infrastruktur perkotaan, pembenahan sistem industri makanan, dan program unggulan daerah. Kegiatan penetapan itu turut dihadiri sejumlah pejabat Sumatera Barat dan Padang serta Ketua Panitia Seleksi Nasional Pengusulan Nominasi Anggota Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2027, Wiendu Nuryanti.