
Taj Yasin Siapkan Rorak di Gunung Muria
15 menit yang lalu
Sejumlah penelitian menemukan hubungan positif berskala kecil dengan kemampuan kognitif, tetapi tidak membuktikan peningkatan kecerdasan secara keseluruhan.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA yang terbit 4 November 2026, sejumlah penelitian menemukan hubungan positif antara bermain permainan video dan beberapa kemampuan kognitif. Temuan itu tidak berarti permainan video otomatis membuat seseorang lebih pintar.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Acta Psychologica pada Juli 2026 menganalisis 133 penelitian dengan total 14.245 partisipan. Hasilnya menunjukkan hubungan positif berskala kecil antara bermain permainan video dan sejumlah kemampuan kognitif, bukan bukti bahwa permainan video menyebabkan peningkatan kemampuan tersebut.
Kemampuan yang berkaitan dengan aktivitas bermain permainan video meliputi daya ingat, kemampuan spasial, perhatian visual, kontrol kognitif, dan kecerdasan. Kemampuan kognitif mencakup proses menerima, mengolah, menyimpan, dan menggunakan informasi.
Jenis tantangan dalam permainan dapat melatih kemampuan yang berbeda. Permainan strategi, misalnya, meminta pemain menyusun rencana, menimbang kemungkinan, dan menentukan langkah selanjutnya.
Permainan teka-teki dapat melatih pengenalan pola, daya ingat, dan pemecahan masalah. Sementara itu, permainan aksi menuntut pemain memperhatikan sejumlah objek serta merespons perubahan dengan cepat.
Analisis gabungan yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE pada 2023 mencakup 63 penelitian dengan total 2.079 partisipan. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif setelah peserta mengikuti intervensi berbasis permainan video.
Peneliti menekankan bahwa manfaat tersebut lebih berkaitan dengan fitur dan mekanisme permainan daripada sekadar genrenya. Peningkatan keterampilan saat bermain belum tentu terbawa ke kehidupan sehari-hari atau membuat seseorang lebih baik menyelesaikan persoalan akademis maupun pekerjaan.
Bermain berlebihan dapat mengganggu tidur, belajar, pekerjaan, dan interaksi sosial. Organisasi Kesehatan Dunia memasukkan gangguan bermain permainan video dalam klasifikasi ICD-11; cirinya antara lain kesulitan mengendalikan kebiasaan bermain dan tetap bermain meski berdampak negatif. Pengaturan waktu bermain diperlukan agar permainan tidak menggantikan istirahat, aktivitas fisik, dan kegiatan produktif lainnya.