
KM Laut Jaya 9 Tabrakan, Satu ABK Hilang
16 menit yang lalu
Status tanggap darurat berlaku 14 hari untuk mempercepat penanganan banjir dan kesiapsiagaan menghadapi banjir susulan.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menetapkan status tanggap darurat banjir selama 14 hari setelah banjir merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Trumon Tengah. Menurut laporan ANTARA, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menyampaikan keputusan itu di Aceh Selatan, Sabtu (31/10/2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan menyebut 112 warga dari Gampong Cot Bayu dan Gampong Lhok Raya mengungsi akibat banjir. Air merendam dua gampong di Kecamatan Trumon Tengah dengan ketinggian sekitar 30 hingga 60 sentimeter.
Warga mengungsi ke Kompi Brimob dan rumah kerabat. Keuchik Lhok Raya Rasi Riadi mengatakan banjir terjadi setelah tanggul Sungai Lae Soeraya roboh dan air meluap ke rumah penduduk.
Menurut laporan yang sama, pemerintah kabupaten menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir susulan. Langkah itu juga menyusul prakiraan curah hujan tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Mirwan mengatakan telah menginstruksikan jajaran pemerintah dan satuan tugas penanggulangan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Ia juga mengimbau warga terdampak agar tidak panik membeli kebutuhan pokok.
“Saya sudah menginstruksikan seluruh jajaran dan satuan tugas penanggulangan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” kata Mirwan, menurut laporan yang sama.
Rasi berharap pemerintah kabupaten membangun kembali tanggul yang roboh sepanjang 210 meter. Ia mengatakan kerusakan tanggul menyebabkan permukiman warga tergenang dan membuat masyarakat khawatir akan banjir susulan.