
Gempa M6,2 Vanuatu Dipicu Zona Subduksi New Hebrides
14 menit yang lalu
Portal informasi publik satu pintu Aksi Klabat diuji coba dengan data tujuh OPD dan ditargetkan beroperasi penuh akhir 2026.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfosan) menguji coba portal informasi digital bernama Aksi Klabat. Menurut laporan Manado Post, portal itu disiapkan sebagai pusat informasi pelayanan publik satu pintu.
Aksi Klabat merupakan singkatan dari Akselerasi Transformasi Keterbukaan Layanan Akses Informasi Berbasis Teknologi. Portal ini dirancang agar masyarakat dapat mengakses berbagai informasi pemerintahan secara lebih mudah, cepat, dan transparan.
Kepala Dinas Kominfosan Minut, Styvi Sem Watupongoh, mengatakan pengembangan Aksi Klabat merupakan upaya pemerintah daerah menjawab kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat dan mudah dijangkau. Menurutnya, portal tersebut masih dalam tahap uji coba.
“Portal ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang transparan dan mudah diakses. Pada tahap awal uji coba ini, data dari tujuh OPD sudah terintegrasi,” ujarnya.
Melalui laman aksiklabat.minut.go.id, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai program pembangunan, kebijakan strategis pemerintah daerah, hingga Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan di tiap instansi. Menurut laporan yang sama, warga diharapkan tidak perlu lagi mendatangi sejumlah kantor dinas hanya untuk mengetahui prosedur pelayanan.
Aksi Klabat diproyeksikan menjadi salah satu fondasi penguatan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik di Minahasa Utara. Portal ini juga diharapkan menjadi rujukan resmi untuk memeriksa kebenaran informasi tentang kebijakan dan kegiatan pemerintah daerah.
Saat ini masyarakat sudah dapat mengakses portal tersebut secara daring atau lewat pemindaian kode QR resmi. Penyempurnaan sistem masih berlangsung, terutama dalam pengumpulan dan integrasi data dari seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Ke depan, Aksi Klabat direncanakan memiliki fitur interaktif untuk menampung pengaduan dan aspirasi masyarakat secara langsung. Dinas Kominfosan juga merencanakan integrasi dengan layanan WhatsApp untuk memperluas akses informasi.
Dinas Kominfosan Minut menargetkan portal Aksi Klabat beroperasi penuh pada akhir 2026.