
Erick Thohir Bahas Piala Asia 2027 di AFC
14 menit yang lalu
Sebanyak 20 pohon dipangkas dan tiga lainnya ditebang untuk mengurangi risiko tumbang.
Terbit · 1 min read

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan menangani 23 pohon yang dinilai rawan tumbang di 12 titik di Kecamatan Kebayoran Lama. Menurut laporan ANTARA, penanganan dilakukan dengan memangkas 20 pohon dan menebang tiga lainnya.
Kegiatan itu berlangsung pada Kamis (29/10/2026) di wilayah Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pengawas Penopingan Sudin Tamhut Jakarta Selatan, Sobari, mengatakan wilayah tersebut kerap mendapat pemangkasan karena banyaknya laporan.
Sobari menyebut penanganan dilakukan untuk mengantisipasi pohon tumbang, terutama saat hujan disertai angin kencang. Kegiatan itu juga menindaklanjuti laporan dan aduan warga, baik yang disampaikan langsung maupun melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
Menurut laporan yang sama, 20 pohon dipangkas dengan kategori sedang, sedangkan tiga pohon ditebang. Sobari mengatakan penanganan ditentukan berdasarkan kondisi dan tingkat kerawanan setiap pohon.
Pohon yang ditangani umumnya memiliki indikasi membahayakan, seperti batang keropos atau telah mati. Batang maupun dedaunan yang menutupi pencahayaan jalan dan mengganggu kabel udara juga menjadi pertimbangan.
Sobari berharap penanganan tersebut dapat mengurangi risiko pohon tumbang yang membahayakan warga dan pengguna jalan. Ia mengatakan, “Mudah-mudahan dengan sudah dirapikan pohon-pohon tersebut, nantinya saat terjadi hujan disertai angin kencang tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ucapnya.
Warga bernama Farnanda Muhajirin mengapresiasi Pasukan Hijau yang rutin memangkas pohon rawan tumbang. Ia menilai penanganan dini penting untuk mencegah kecelakaan, terutama di sepanjang akses jalan yang digunakan warga untuk beraktivitas.