
Prabowo Minta Kadin Jadi Mitra Strategis Negara
14 menit yang lalu
PG Ngadiredjo menuntaskan musim giling 2026 dengan dukungan pasokan petani mitra dan menyiapkan musim berikutnya.
Terbit · 1 min read

Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menuntaskan musim giling 2026 dengan menggiling 9.233.629,9 kuintal tebu. Menurut laporan ANTARA, tebu tersebut berasal dari petani di Kediri dan sekitarnya, dan penggilingan selesai pada akhir Oktober 2026.
Pelaksana Harian General Manager PG Ngadiredjo, Faiz Humami, mengatakan capaian itu merupakan hasil kerja sama manajemen, karyawan, dan petani mitra yang memasok tebu selama musim giling tahun ini.
Faiz menyampaikan terima kasih kepada karyawan dan petani mitra atas kontribusi mereka. “Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan dan para petani mitra yang telah berkontribusi serta setia mengirimkan tebunya ke PG Ngadiredjo selama musim giling tahun ini,” kata Faiz.
Ia mengatakan, berakhirnya musim giling bukan akhir dari upaya perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat kemitraan. Salah satu upaya yang disebutnya ialah program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) bongkar ratoon.
Program tersebut diharapkan meningkatkan hasil panen petani dan produktivitas perkebunan tebu pada musim giling berikutnya. Faiz juga berharap kemitraan berlanjut dan semakin kuat untuk menjaga pasokan bahan baku ke pabrik.
Manajer Tanaman PG Ngadiredjo, Sabar Dwi Komarudin, mengatakan capaian giling lebih dari 9,23 juta kuintal tidak terlepas dari sinergi perusahaan dengan petani mitra. Ia menyebut perusahaan berupaya menjaga kepercayaan petani melalui pelayanan yang cepat dan transparan.
“Untuk mencapai titik ini, kami bersinergi kuat dengan para petani mitra. Kami mengedepankan pelayanan yang cepat dan transparan agar petani merasa nyaman dan puas,” ujar Sabar.
Setelah menuntaskan musim giling 2026, PG Ngadiredjo mulai menyiapkan kebutuhan produksi untuk musim berikutnya, termasuk melanjutkan program CPCL bongkar ratoon. Perusahaan berharap penguatan kemitraan dan peningkatan produktivitas menjaga pasokan serta mendukung pengembangan perkebunan tebu di Kediri dan sekitarnya.