
WIKA-CIPTA-WEGE KSO Sepakati Pembayaran Mandor
13 menit yang lalu
Audiensi membahas koordinasi, perlindungan aset dan infrastruktur, serta kelancaran pembangunan listrik.
Terbit · 2 min read

PT PLN (Persero) dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara membahas koordinasi untuk mendukung keamanan dan kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Menurut laporan Manado Post, pembahasan berlangsung dalam audiensi di Kendari, Kamis (29/10/2026).
Audiensi itu dihadiri Wakil Kepala Polda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol. Budi Hermawan serta sejumlah pejabat PLN, termasuk General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha, General Manager PLN UIP3B Fermi Trafianto, dan General Manager PLN UID Sulselrabar Didik Wicaksono. Hadir pula Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi Henry Donald M. Silaen, Manager PLN UPP Sulawesi Tenggara Yogi Yohannes Siburian, Manager PLN UP3 Kendari Hery Supriyadi, serta Manager PLN UPT Kendari Muhammad Husen.
Menurut laporan yang sama, kedua pihak membahas antisipasi gangguan keamanan, perlindungan aset dan infrastruktur ketenagalistrikan, serta penanganan isu yang dapat memengaruhi pembangunan. PLN juga menekankan perlunya komunikasi berkelanjutan agar persoalan dapat dikoordinasikan sesuai kewenangan masing-masing.
Aditya mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga memerlukan komunikasi dengan masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat terkait.
“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bagian dari tanggung jawab PLN untuk memastikan kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi secara andal dan berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, kami tentu membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk kepolisian, terutama untuk menjaga situasi yang kondusif dan membantu mengantisipasi potensi gangguan yang dapat memengaruhi jalannya pekerjaan. Melalui audiensi ini, kami berharap koordinasi dengan Polda Sulawesi Tenggara dapat semakin kuat sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujar Aditya.
Budi menyatakan kepolisian mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara. Ia mengatakan kepolisian siap berkoordinasi menangani kendala keamanan dan ketertiban sesuai tugas serta kewenangannya.
“Kami mendukung langkah PLN dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara. Pembangunan ini memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan daerah. Karena itu, apabila terdapat kendala yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di lapangan, kami siap mendukung koordinasi dan penanganannya sesuai tugas serta kewenangan kepolisian. Yang terpenting, komunikasi harus terus berjalan agar setiap persoalan dapat diantisipasi dan diselesaikan dengan baik,” ungkap Budi.
PLN menyebut koordinasi dengan kepolisian dan pemangku kepentingan ditujukan untuk mendukung pembangunan, meningkatkan keandalan pasokan listrik, serta memberi manfaat bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.