
Pekan Laut Dunia Xiamen 2026 Dibuka
18 menit yang lalu
Fasilitas di Palmerah mengolah sampah organik rumah tangga dan membudidayakan maggot untuk pakan atau dijual.
Terbit · 1 min read

Rumah maggot di Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, mengolah sekitar 40 hingga 60 kilogram sampah organik per hari. Menurut laporan ANTARA, Lurah Kemanggisan Rafiudin menyebut fasilitas itu juga ditujukan untuk mengurangi sampah rumah tangga.
Rumah maggot tersebut berada di Jalan Kemanggisan Ilir II RT 006/RW 006. Rafiudin menyampaikan keterangannya di Jakarta, Jumat (6/11/2026); laporan ANTARA menyebut fasilitas itu telah beroperasi sekitar dua pekan.
Rafiudin mengatakan pengolahan dengan maggot dapat mengurangi sampah organik sekitar 20 persen. Ia menyebut kandang maggot telah dibuat dan mulai berproses sekitar dua pekan.
Warga dapat membawa sampah organik rumah tangga ke rumah maggot untuk dimanfaatkan sebagai pakan. Pengolahan itu menjadi salah satu cara mengurangi volume sampah.
Menurut Rafiudin, hasil panen maggot dapat digunakan sebagai pakan ayam, ikan, dan burung, atau dijual kembali. Dengan demikian, budi daya tersebut ditargetkan memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Pengelolaan sampah berbasis maggot itu merupakan bagian dari gerakan pemilahan sampah. Rafiudin mengaitkannya dengan implementasi Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026.
“Ini salah satu upaya kita, membangun rumah maggot ini untuk mengolah sampah organik dari hasil rumah tangga,” kata Rafiudin, seperti dikutip ANTARA.