
Kemensos Gaungkan Kerja Cepat Pasal 34
9 menit yang lalu
Jaringan pusat layanan di Shenzhen menyediakan fasilitas dan kegiatan bagi warga, pelancong, serta pendatang.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Shenzhen telah membangun tak kurang dari 4.400 pusat layanan masyarakat sejak 2015. Fasilitas itu menyediakan beragam layanan bagi warga setempat, pelancong, dan pendatang dari luar negeri.
Pusat-pusat layanan tersebut berada di Kota Shenzhen, China. Laporan ANTARA yang terbit Selasa (27/10/2026) menyebut tiap titik melayani radius sekitar 1 kilometer, dengan waktu tempuh antartitik sekitar 15 menit.
Jaringan itu menyediakan layanan yang ditujukan bagi pengguna dari berbagai kelompok usia. Dalam beberapa tahun terakhir, pusat-pusat tersebut juga rutin mengadakan kegiatan budaya dan rekreasi.
Fasilitas yang tersedia mencakup ruang baca bersama, kamar menyusui, dan kantin masyarakat. Laporan itu tidak merinci jumlah fasilitas untuk setiap jenis layanan.
Seluruh jaringan mencatat lebih dari 400.000 kunjungan setiap hari, menurut laporan yang sama. Angka tersebut merujuk pada kunjungan di seluruh pusat layanan masyarakat Shenzhen.
Pusat-pusat itu berfungsi sebagai sarana layanan publik sekaligus tempat konsultasi dan pertukaran gagasan warga. Laporan tersebut tidak menyebut rincian metode pencatatan kunjungan.
Menurut laporan ANTARA, keberadaan pusat layanan itu memberi nuansa lebih hangat pada tata kelola perkotaan di tingkat komunitas.