
Jateng Raih Mandaya Award untuk Penurunan Kemiskinan
13 menit yang lalu
Program Sekolah Rakyat disertai pendampingan anak dan pemberdayaan ekonomi orang tua.
Terbit · 1 min read

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan 44.200 anak dari keluarga miskin dan terlantar kini menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu dalam acara Puncak Penganugerahan Mandaya Awards dan Innovilleague Awards 2026 di Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Muhaimin mengatakan kondisi anak-anak yang bersekolah di Sekolah Rakyat kini berbeda dibandingkan enam bulan sebelumnya. Ia menyebut motivasi mereka tinggi dan mereka tampak lebih segar.
Dalam acara itu, Muhaimin mengatakan, “Saya sendiri sangat kaget, dibanding enam bulan yang lalu, sekarang anak-anak yang bersekolah di Sekolah Rakyat sudah berubah segalanya. Semuanya menjadi segar, motivasinya tinggi, sudah tidak traumatik dalam hidupnya,” sebagaimana dikutip ANTARA.
Ia menekankan perlunya pendekatan khusus bagi anak dengan pengalaman dan latar belakang sosial yang kompleks. Pendampingan, menurut dia, perlu diperkuat agar perkembangan anak selama bersekolah menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Program tersebut juga disertai pemberdayaan orang tua melalui LAKSMI, singkatan dari Langkah Aksi Kapasitas Sosial Mikro untuk Inklusi. Orang tua siswa dibekali pendidikan dan kemampuan baru untuk meningkatkan produktivitas serta kemandirian ekonomi keluarga.
Muhaimin mengatakan, “Anaknya belajar, orang tuanya memiliki kemampuan baru, dan insya Allah tahun ini kita akan berhasil, anaknya bersekolah dengan masa depan yang cerah dan orang tuanya mandiri menjadi orang yang produktif,” menurut laporan yang sama.
Muhaimin menyebut 28,8 juta keluarga miskin saat ini menerima bantuan dan perlindungan sosial melalui kerja Kementerian Sosial bersama kementerian dan lembaga terkait. Ia mengatakan dukungan itu perlu disertai pemberdayaan agar keluarga dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengembangkan sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan.