
Carrick Kehilangan Empat Pemain Jelang Lawan Chelsea
14 menit yang lalu
Penyemaian garam dilakukan untuk mendukung pemadaman karhutla melalui operasi modifikasi cuaca.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, TNI Angkatan Udara (TNI AU) menyebar 42 ton garam di Sumatera Selatan untuk mendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan melalui operasi modifikasi cuaca. Penyemaian dilakukan pada Kamis (29/10/2026).
Operasi itu menggunakan pesawat angkut TNI AU dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pesawat yang digunakan lepas landas dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi mengatakan penyemaian dilakukan dengan pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, serta dua pesawat BNPB.
Menurut keterangan Feri dalam siaran pers TNI AU yang diterima ANTARA, pesawat menuju wilayah yang mengalami karhutla. Setelah mencapai posisi tersebut, alat khusus dinyalakan untuk menyebarkan garam.
Feri menjelaskan garam yang disebarkan bereaksi saat menyentuh awan dan menghasilkan hujan buatan. Operasi itu ditujukan untuk mempercepat pemadaman karhutla di Sumatera Selatan.
Menurut laporan yang sama, Feri menyebut upaya tersebut telah dilakukan TNI AU sejak beberapa hari sebelumnya dan terbukti berhasil. Ia mengatakan hujan turun di Kota Palembang dan sejumlah daerah lain di Sumatera Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Feri mengatakan operasi modifikasi cuaca akan terus dilakukan untuk membantu memadamkan seluruh titik api yang membakar hutan di Sumatera Selatan.