
MK Tolak Uji Materi UU Penanggulangan Bencana
32 menit yang lalu
Sertifikasi EASA Part-145 membuka layanan perawatan pesawat FL Technics Indonesia bagi operator Eropa.
Terbit · 1 min read

Fasilitas perawatan pesawat FL Technics Indonesia di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, memperoleh sertifikasi EASA Part-145 dari European Union Aviation Safety Agency (EASA). Menurut laporan ANTARA, sertifikasi itu memperkuat fasilitas perawatan pesawat di Indonesia dan memungkinkan perusahaan melayani operator dari Eropa.
ANTARA menyebut fasilitas tersebut berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar. Laporan itu tidak menyebut tanggal sertifikasi diperoleh.
Sertifikasi itu mencakup layanan perawatan berat dan perawatan di jalur operasi bagi maskapai komersial serta perusahaan penyewaan pesawat asal Eropa. Cakupan pesawatnya meliputi keluarga Airbus A320, termasuk CEO dan NEO, serta Boeing 737 Classic, Next Generation, dan MAX.
Ketua FL Technics Indonesia Martynas Grigas mengatakan perusahaan ingin melayani pasar di luar Indonesia dan kawasan sekitarnya. “Kehadiran sertifikasi EASA ini sekaligus menegaskan komitmen kami untuk tidak hanya melayani pasar domestik atau regional, tetapi juga menjadi pemain global yang siap melayani operator dari Asia, Timur Tengah, hingga Australia dengan standar tertinggi,” katanya, sebagaimana dikutip ANTARA.
Menurut laporan yang sama, sertifikasi diberikan setelah inspektur EASA mengaudit kelayakan infrastruktur hanggar, sistem perkakas, serta kompetensi dan kesiapan tenaga teknik. ANTARA menyebut pengakuan itu menandakan fasilitas tersebut memenuhi standar regulasi penerbangan sipil Eropa.
Kompleks di Bali berdiri di atas lahan seluas 17.000 meter persegi dan memiliki tiga hanggar dengan tiga ruang perawatan pesawat. Fasilitas itu juga mencakup ruang pengecatan seluas 2.000 meter persegi.
ANTARA melaporkan fasilitas FL Technics di Jakarta dan Denpasar sebelumnya telah melayani maskapai terdaftar dari Amerika, Asia, Afrika, dan Australia. Grigas mengatakan pengerjaan untuk operator penerbangan Uni Eropa akan dimulai pekan berikutnya, dengan kedatangan armada berikutnya dijadwalkan pada November 2026.