
Andrea Bocelli dan Lea Simanjuntak Duet di Jakarta
1 jam yang lalu
Imbauan pencegahan mencakup PSN minimal dua kali sepekan dan pemantauan jentik mandiri.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, warga Jakarta Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran demam berdarah dengue (DBD) seiring meningkatnya intensitas hujan.
Genangan air yang muncul akibat hujan berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Arief Wahyudhy, mengatakan pencegahan DBD perlu dilakukan secara konsisten.
Ia menyebut gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) perlu dilakukan minimal dua kali dalam sepekan.
Setiap kawasan juga diharapkan memiliki juru pemantau jentik mandiri untuk memastikan tidak ada tempat perkembangbiakan nyamuk di lingkungan tempat tinggal.
Dalam keterangan Pemprov Jakarta yang dikutip pada Selasa (3/11/2026), Arief mengatakan, “Cuaca sudah mulai sering turun hujan. Tentunya kita harus sama-sama melakukan pencegahan dan pengendalian agar kasus DBD tidak naik lagi.”
Arief mengatakan pengendalian DBD tidak bisa hanya mengandalkan upaya pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat diperlukan agar pemberantasan sarang dan jentik nyamuk dapat berjalan hingga tingkat rumah tangga.