
Pertamina Perkuat Pasokan dan Layanan Energi
13 menit yang lalu
Sambutan Menpora mengajak generasi muda menguatkan patriotisme, kepedulian, dan pengabdian.
Terbit · 1 min read

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyampaikan pesan tentang persatuan pemuda dalam upacara peringatan Sumpah Pemuda di Manado, menurut laporan ANTARA Manado. Ia mengatakan para pemuda pada 28 Oktober 1928 mengikrarkan janji untuk menyatukan perbedaan dan meneguhkan tekad sebagai satu bangsa, Indonesia.
Upacara itu berlangsung pada Rabu (28/10/2026). Yulius membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.
Dalam sambutan tersebut, Menpora menyampaikan bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya dinilai dari pembangunan fisik, teknologi, atau kekayaan. Kualitas manusia, karakter, kecintaan kepada tanah air, dan kepedulian terhadap sesama juga menjadi ukuran.
Generasi muda diharapkan memiliki jiwa patriotik, tidak mudah menyerah, dan berempati kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Sambutan itu juga mengajak anak muda berani memimpin sekaligus bersedia melayani.
Menpora mengingatkan bahwa patriotisme tanpa kepedulian kehilangan makna, sedangkan kegigihan tanpa nurani kehilangan arah. Ia menyatakan kemajuan sejati perlu berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, generasi muda diajak menjadikan ilmu, karya, dan pengorbanan sebagai wujud kecintaan kepada Indonesia. Masa depan bangsa, menurut sambutan tersebut, perlu dibangun bersama melalui persatuan, perjuangan, dan pengabdian.
Sambutan itu ditutup dengan ajakan membangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Pesan tersebut menekankan pentingnya meneruskan semangat persatuan dalam kehidupan generasi muda.