
Kerusuhan di Jerman, Lebih dari 200 Ditangkap
11 menit yang lalu
BPOM menyebut pengawasan, peningkatan kapasitas, dan kolaborasi sebagai upaya mendukung industri kosmetik lokal.
Terbit · 1 min read

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menyampaikan dukungan terhadap inovasi industri kosmetik melalui kolaborasi kampus, pelaku usaha, dan pemerintah. Menurut laporan CNBC Indonesia, hal itu disampaikan dalam CNBC Indonesia Awards 2026: Best Beauty & Clinic.
Acara tersebut berlangsung di Jakarta pada Rabu (28/10/2026). Taruna menyampaikan pidato kunci dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan CNBC Indonesia untuk sektor kecantikan dan klinik.
Laporan CNBC Indonesia menyebut BPOM menjalankan lima peran dalam industri kosmetik, yakni memberikan kepastian regulasi, melakukan pengawasan, meningkatkan kapasitas, mendorong kematangan Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik, serta mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah.
BPOM berkomitmen melindungi konsumen sekaligus mendorong pertumbuhan industri kosmetik. Pengawasan dilakukan sebelum dan selama produk beredar, menurut laporan tersebut.
Dalam laporan yang sama, BPOM disebut berpartisipasi dalam harmonisasi regulasi kosmetik di tingkat ASEAN melalui ASEAN Cosmetic Committee dan ASEAN Cosmetic Directive.
BPOM juga mendorong edukasi agar masyarakat lebih cermat memilih kosmetik yang aman. Materi sumber tidak merinci bentuk program edukasi tersebut.
Kolaborasi akademisi, bisnis, dan pemerintah menjadi salah satu upaya yang disoroti. Kampus diharapkan mengembangkan riset bersama industri dan UMKM untuk menghasilkan produk kosmetik yang aman, berkualitas, dan berdaya saing. Materi sumber tidak menyebut contoh produk atau kegiatan kolaborasi tertentu.