
PGN LNG Indonesia Terima 25 Kargo hingga September
11 menit yang lalu
BPS mencatat penumpang naik di kereta dan penyeberangan, tetapi turun di angkutan udara.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat mayoritas moda transportasi mengalami kenaikan jumlah penumpang secara tahunan pada September 2026. Hanya angkutan udara domestik dan angkutan udara internasional yang mengalami penurunan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan hal itu di Jakarta, Senin (2/11/2026). “Secara tahunan, hampir semua moda mengalami peningkatan (jumlah penumpang), hanya angkutan udara domestik yang mengalami penurunan 12,39 persen, dan angkutan udara internasional yang mengalami penurunan 2,92 persen jika dibandingkan dengan September 2025 yang lalu,” kata Ateng.
Pada moda kereta, jumlah keberangkatan penumpang naik 7,83 persen dibandingkan September tahun lalu. Moda ini memberangkatkan hingga 48,55 juta penumpang.
Menurut laporan yang sama, jumlah penumpang angkutan penyeberangan (ASDP) naik 7,54 persen menjadi 4,23 juta penumpang. Angkutan laut domestik juga naik 2,61 persen menjadi 2,45 juta penumpang.
Sebaliknya, BPS melaporkan keberangkatan penumpang angkutan udara domestik turun 12,39 persen menjadi 4,22 juta penumpang. Angkutan udara internasional turun 2,92 persen menjadi 1,74 juta penumpang.
Untuk angkutan barang, moda angkutan laut domestik naik 10,81 persen. Moda ini mengangkut hingga 48,19 juta ton barang selama September 2026.
Sementara itu, jumlah barang yang diangkut kereta turun 4,61 persen menjadi 5,97 juta ton. Barang yang diangkut melalui angkutan udara domestik turun 7,78 persen menjadi 47 ribu ton.