
Tiket Persib untuk Laga di Melbourne Habis
14 menit yang lalu
Bulog menyatakan cadangan beras pemerintah terjaga dan siap mendukung penugasan pangan pemerintah.
Terbit · 1 min read

Perum Bulog memastikan mutu 4,6 juta ton cadangan beras pemerintah (CBP) tetap terjaga melalui pengelolaan gudang sesuai standar. Menurut laporan ANTARA, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebut stok itu tersimpan di jaringan gudang Bulog di seluruh Indonesia.
Rizal menyampaikan keterangan tersebut di Jakarta, Selasa (3/11/2026). Stok itu disiapkan untuk mendukung stabilisasi pasokan, penyaluran pangan, dan kebutuhan darurat nasional.
Menurut laporan yang sama, stok tersebut tersimpan di gudang berkapasitas total 6,7 juta ton, dengan tingkat keterisian sekitar 70 persen. Bulog masih memiliki ruang simpan 2 juta ton untuk menyerap hasil panen petani dan menjaga kesiapan penyaluran.
Kapasitas gudang terdiri atas gudang operasional sebesar 3,2 juta ton dan gudang sewa atau filial sebesar 3,5 juta ton. Bulog menyatakan kesiapan stok itu juga untuk menghadapi peningkatan permintaan pangan pada periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Rizal mengatakan, “Stok yang besar tidak berarti apa-apa jika mutunya tidak terjaga. Di balik setiap karung beras ada jerih payah petani dan amanah masyarakat. Karena itu setiap tahapan, dari penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran, harus dijalankan dengan disiplin, jujur dan penuh tanggung jawab.”
Untuk menjaga mutu CBP, petugas Bulog memeriksa kondisi fisik beras secara berkala. Pengawasan juga mencakup kebersihan dan kondisi lingkungan gudang untuk melindungi beras dari hama dan kelembapan, serta pengendalian administrasi persediaan agar data stok tertib, akurat, dan akuntabel.
Petugas Bulog di berbagai daerah menghadapi tantangan operasional, termasuk cuaca ekstrem dan upaya menjaga kondisi beras selama penyimpanan. Rizal menyebut pemeriksaan karung, penjagaan gudang, dan pelaksanaan penyaluran sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Bulog menjamin kesiapan penugasan pemerintah di bidang pangan, termasuk stabilisasi pasokan dan harga, bantuan pangan, serta penanganan kebutuhan darurat bencana. Melalui penguatan pengawasan mutu, kedisiplinan, dan integritas jajaran, Bulog berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat dan mengelola amanah pangan dengan penuh tanggung jawab.