
Penyaluran KUR Capai Rp262 Triliun
14 menit yang lalu
Danantara mensyaratkan kemitraan dengan perusahaan lokal dalam proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Terbit · 1 min read

CEO Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani mengatakan perusahaan asing yang membawa teknologi untuk proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) diwajibkan bekerja sama dengan perusahaan lokal. Menurut laporan ANTARA, Rosan menyampaikan hal itu dalam Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Dalam acara tersebut, Rosan mengatakan Danantara tidak mengambil alih peran dunia usaha. Ia menyebut lembaga itu ingin memperkuat perusahaan nasional melalui kemitraan dalam proyek strategis.
Rosan mengatakan Danantara dapat bekerja sama dengan perusahaan asing pembawa teknologi, tetapi mewajibkan mereka bermitra dengan perusahaan lokal.
Menurut Rosan, kemitraan diharapkan menjadi sarana transfer pengetahuan dan teknologi serta memperkuat kapasitas dunia usaha nasional, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ia mengatakan Danantara ingin mendorong pertumbuhan ekonomi bersama sektor swasta agar lebih banyak perusahaan nasional mendapat peluang berkembang. Rosan juga menyebut perbaikan iklim investasi agar lebih baik dan transparan masih menjadi pekerjaan rumah.
Di lingkungan Danantara, kata Rosan, upaya yang dilakukan mencakup optimalisasi aset, peningkatan produktivitas, dan perbaikan efisiensi badan usaha milik negara yang dikelola. Ia menambahkan Danantara akan melanjutkan konsolidasi dan memperluas pelibatan dunia usaha pada tahun mendatang.
Menurut laporan yang sama, Danantara telah mengumumkan mitra operator untuk sejumlah proyek PSEL, yakni Wangneng Environment Co Ltd untuk proyek Bekasi dan Zhejiang Weiming Environment Protection Co Ltd untuk proyek Denpasar. Kedua perusahaan tersebut berasal dari Tiongkok. Rosan berharap Kadin Indonesia dan asosiasi usaha berperan lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat kolaborasi pemerintah, Danantara, dan sektor swasta.