
Nusron Minta Pejabat ATR/BPN Layani Masyarakat
12 menit yang lalu
Video minimalis dibuat untuk lagu-lagu album Kabar Gembira, sementara sembilan lagu ditampilkan dalam pameran.
Terbit · 1 min read

Grup musik Maliq & D’Essentials merancang sendiri video minimalis untuk lagu-lagu dalam album kesepuluh mereka, Kabar Gembira. Menurut laporan ANTARA, penabuh drum Widi Puradiredja menjelaskan konsep itu dalam sesi dengar album di Jakarta pada Kamis (29/10/2026).
Widi mengatakan video tersebut dirancang agar penonton dapat menafsirkan makna lagu melalui imajinasi masing-masing, tanpa terlalu dipengaruhi unsur visual. Konsep itu juga memberi ruang bagi personel untuk mengekspresikan diri secara alami.
Pilihan visual minimalis, menurut Widi, sejalan dengan pendekatan band dalam pertunjukan langsung selama lebih dari 20 tahun berkarya. Mereka terbiasa meminta tim produksi membatasi tata lampu dan visual yang mencolok agar musik tetap menjadi pusat perhatian.
Video dibuat secara mandiri di markas band dengan latar layar hijau. Para personel menargetkan pengambilan gambar tiga lagu dalam sehari, dengan bantuan penyunting yang memahami penyutradaraan.
Vokalis Indah Wisnuwardhana mengatakan para personel menjalani proses syuting secara terpisah. Mereka tidak mengetahui aksi rekan satu grup saat direkam, sehingga harus memperkirakan gerakan satu sama lain.
Menurut laporan yang sama, tampilan personel dalam video untuk sembilan lagu dapat disaksikan publik melalui Kabar Gembira Exhibition. Pameran itu merupakan kolaborasi Sony Music Entertainment Indonesia dan Connect by ASHTA di lantai dasar sebuah mal di kawasan SCBD, Jakarta.
Pameran berlangsung mulai Kamis (29/10/2026) hingga 17 November 2026. Kegiatan tersebut juga menampilkan transformasi identitas Maliq & D’Essentials menjadi ekosistem bisnis melalui MAD HAUS, markas band yang mengelola kegiatan kreatif di luar musik, termasuk desain, pertunjukan teater, dan produk kerajinan.