
Tan Jelajahi Tibet Seorang Diri dengan Kecerdasan Buatan
10 menit yang lalu
Penghargaan diberikan atas capaian hilirisasi, transisi energi, dan percepatan proyek hulu migas.
Terbit · 1 min read

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meraih CNN Indonesia Awards 2026. Menurut laporan CNN Indonesia, penghargaan itu diberikan atas capaian di sektor energi dan sumber daya mineral.
Penghargaan diserahkan di Hotel JW Marriott, Jakarta, Jumat (6/11/2026). Dari Kementerian ESDM, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meraih kategori Strategic Leadership in High-Value Downstreaming & Energy Transition; penghargaan diterima Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia.
Dalam keterangan tertulis pada Sabtu (7/11/2026), Dwi Anggia mengatakan, "Penghargaan ini kami terima atas nama seluruh jajaran Kementerian ESDM,". Menurut laporan yang sama, penghargaan itu dikaitkan dengan upaya Bahlil mendorong hilirisasi menuju industri bernilai tambah tinggi yang terhubung dengan transisi energi.
Capaian yang disebut untuk penghargaan ESDM meliputi ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan peluncuran 11 proyek hilirisasi. Bahlil juga disebut mengoordinasikan kementerian untuk mempercepat proyek strategis; proyek hilirisasi senilai sekitar Rp180 triliun itu diluncurkan pada Oktober 2026.
SKK Migas meraih kategori Excellence in Upstream Oil and Gas Project Acceleration. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menerima penghargaan yang diserahkan Direktur CNN Indonesia Desi Anwar.
Menurut laporan yang sama, SKK Migas mengawal percepatan proyek LNG Abadi Masela senilai sekitar US$22 miliar. Tahap rekayasa desain awal proyek itu rampung pada Oktober 2026, sekitar tiga bulan lebih cepat dari jadwal.
SKK Migas juga mendukung pengembangan Lapangan Maha dan optimalisasi Sumur Jangkrik North-East-6 di Kalimantan Timur. Setelah beroperasi penuh, keduanya diproyeksikan menambah pasokan gas nasional hingga 290 juta kaki kubik per hari.
CNN Indonesia Awards diberikan kepada kementerian, pemerintah daerah, badan usaha, dan individu; penyelenggaraan 2026 merupakan yang ketiga setelah 2024 dan 2025.