
Senjata Konvensional Tetap Dorong Bisnis Pertahanan
16 menit yang lalu
Usulan kerja fleksibel pada tiga tanggal masih akan dibahas dalam rapat lintas kementerian.
Terbit · 1 min read

Kementerian Perhubungan mengusulkan penerapan kerja dari rumah atau lokasi mana pun pada beberapa tanggal menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Menurut laporan CNBC Indonesia, usulan itu ditujukan untuk mengurangi kepadatan perjalanan masyarakat.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan usulan tersebut akan dibawa ke rapat koordinasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Laporan itu menyebut rencana penerapannya mencakup 21 dan 22 Desember 2026 serta 4 Januari 2027.
Aan mengatakan ada usulan pelaksanaan kerja fleksibel pada tanggal tertentu yang telah dicatat untuk dibawa ke rapat koordinasi di Kemenko PMK. Pernyataan itu dikutip CNBC Indonesia pada Sabtu (7/11/2026).
Dua tanggal pada Desember diusulkan menjelang puncak arus mudik, sedangkan 4 Januari diharapkan membantu mengurangi kepadatan setelah puncak arus balik. Kemenhub memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 23 Desember 2026 dan puncak arus balik pada 3 Januari 2027.
Menurut laporan yang sama, proyeksi puncak perjalanan disusun dari analisis data historis pergerakan masyarakat oleh Badan Kebijakan Transportasi. Penyusunan proyeksi itu juga mempertimbangkan masukan badan usaha jalan tol dan asosiasi transportasi.
Aan menegaskan jadwal tersebut belum menjadi keputusan. Ia mengatakan, “Tadi usulannya tanggal 21-22 di awal ya, kemudian tanggal 4 di akhir dan seterusnya begitulah,” menurut laporan CNBC Indonesia.
Pemerintah masih perlu membahas usulan tersebut dalam rapat koordinasi lintas kementerian sebelum menetapkan jadwal dan mekanisme penerapannya. Karena itu, tanggal yang diusulkan belum dapat dianggap sebagai kebijakan resmi.