
Veda Kena Penalti Enam Posisi di Moto3 Qatar
17 menit yang lalu
Brent turun lebih dari 16 persen dan WTI hampir 13 persen dalam sepekan, di tengah sorotan terhadap ketegangan AS-Iran.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, harga minyak dunia mencatat penurunan tajam dalam sepekan saat investor mencermati kemungkinan meningkatnya kembali ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran.
Dalam laporan tersebut, harga minyak mentah Brent tercatat 98,32 dolar AS per barel pada perdagangan Sabtu (7/11/2026). Minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di level 90,83 dolar AS per barel.
Kedua harga acuan itu menguat pada perdagangan terakhir pekan tersebut. Namun, secara mingguan Brent turun lebih dari 16 persen, sedangkan WTI terkoreksi hampir 13 persen.
Menurut laporan yang sama, pelaku pasar menilai apakah berakhirnya pemilihan paruh waktu di Amerika Serikat akan membuka jalan bagi Washington untuk kembali mengambil tindakan militer terhadap Iran.
Menurut laporan iNews.id, situasi itu berpotensi mengancam pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah.
Menurut laporan yang sama, pendiri sekaligus Presiden Rapidan Energy Group, Bob McNally, memperkirakan peluang konflik militer kembali pecah mencapai 80 persen.
Menurut laporan yang sama, McNally juga menilai harga Brent dan WTI berpeluang kembali menembus 100 dolar AS per barel.