
Veda Kena Penalti Enam Posisi di Moto3 Qatar
17 menit yang lalu
Laporan CNBC Indonesia mengulas kekeliruan berwudu, termasuk penggunaan air berlebihan dan basuhan yang tidak sempurna.
Terbit · 1 min read

Laporan CNBC Indonesia yang mengutip detikHikmah mengulas sejumlah kekeliruan yang disebut kerap terjadi saat berwudu. Ulasan itu menekankan pentingnya menjalankan wudu dengan benar sebelum salat.
Artikel tersebut tidak mencantumkan waktu atau tempat terjadinya kesalahan-kesalahan itu karena membahas kebiasaan berwudu secara umum. Uraian merujuk pada sejumlah hadis dan ayat Al-Qur’an serta buku tentang wudu dan salat.
Salah satu kekeliruan yang dibahas ialah mengulang basuhan karena waswas. Artikel itu menjelaskan bahwa wudu Nabi disebut dilakukan tiga kali pada setiap anggota yang dibasuh, dan mengingatkan agar keraguan setelah wudu tidak mendorong seseorang menambah basuhan berulang kali.
Kecemasan bahwa air belum mengenai seluruh anggota tubuh juga dapat mendorong penggunaan air secara berlebihan. Dalam uraiannya, detikHikmah mengaitkan hal itu dengan larangan berlebih-lebihan dalam urusan agama dan penggunaan air.
Artikel tersebut juga menyarankan agar nama Allah tidak disebut di dalam toilet dan menganjurkan berwudu di luar tempat itu. Sebagai rujukan, artikel memuat riwayat tentang Nabi yang tidak menjawab salam ketika sedang buang air.
Kekeliruan lain yang disebut ialah tidak mencuci kedua telapak tangan sebelum memulai wudu, terutama setelah bangun tidur. Artikel mengutip hadis yang menganjurkan mencuci tangan tiga kali sebelum memasukkannya ke dalam bejana.
Terburu-buru juga dapat membuat seseorang lalai membasuh anggota wudu sesuai tuntunan. Artikel merujuk Surah Al-Maidah ayat 6, yang menyebut membasuh wajah dan tangan hingga siku serta kaki hingga mata kaki, dan mengusap kepala.
Ulasan itu turut menyebut anjuran menyela jari-jari tangan dan kaki serta memastikan air membasuh tumit. Artikel mengutip riwayat tentang teguran Nabi kepada orang-orang yang tidak membasuh tumit dengan baik, dan menyebut cincin perlu diperhatikan agar tidak menghalangi air mencapai kulit. Uraian tersebut dikutip detikHikmah dari beberapa buku tentang wudu dan salat.