
Bali United Kalahkan Arema 3-1 di Kanjuruhan
10 menit yang lalu
Pasar Shenzhen itu menawarkan produk pintar yang kian beragam dan menjadi tujuan belanja wisatawan serta pelaku usaha asing.
Terbit · 2 min read

ANTARA melaporkan Huaqiangbei di Shenzhen semakin menarik pembeli mancanegara seiring pergeseran penjualan dari komponen elektronik dan gawai murah ke produk konsumen pintar. Kawasan grosir tersebut menjadi salah satu sorotan menjelang KTT APEC di Shenzhen pada November 2026.
Huaqiangbei berada di Shenzhen, China. Menurut laporan ANTARA, kawasan seluas 1,45 kilometer persegi itu memiliki 35 pasar khusus dan lebih dari 115.000 pelaku usaha terdaftar, dengan lebih dari satu juta jenis suku cadang dan barang jadi.
Perubahan produk yang dijual mencerminkan dorongan inovasi digital di kota itu. Kedekatan perancang, pemasok, bengkel pembuatan prototipe, dan eksportir membantu gagasan produk dikembangkan hingga dipasarkan dengan cepat.
Meng Hangfang, salah satu pendiri platform rantai pasokan Zhipinku, mengatakan pembeli asing sebelumnya lebih banyak mencari aksesori elektronik. Kini, robot pintar, perangkat kecerdasan buatan yang dikenakan, dan peralatan rumah tangga kecil juga diminati pengunjung.
Data otoritas Subdistrik Huaqiangbei menunjukkan produk terkait kecerdasan buatan mencapai 61 persen dari keseluruhan produk elektronik di kawasan itu pada Juli 2026, naik dari 41 persen pada 2025. Penjualannya meningkat lebih dari 55 persen secara tahunan dalam tujuh bulan pertama 2026; penjualan kacamata kecerdasan buatan naik dua kali lipat, sementara drone dan robot meningkat 60 hingga 70 persen.
Pengunjung dari berbagai negara mencoba dan membeli barang di pasar tersebut. Nguyen Thi Hong Ngoc, wisatawan asal Vietnam, menilai alat pijat leher portabel seharga 150 yuan, atau sekitar Rp408 ribu, lebih unggul daripada pilihan yang lebih mahal di negaranya; hampir semua teman seperjalanannya juga membeli alat itu.
Pedagang Xiao Wenlong mengatakan konsumen luar negeri mencari beragam barang, antara lain jam tangan pintar, headphone, konsol gim, ponsel terjangkau, pengering rambut, sepeda listrik lipat, dan koper pintar. Menurutnya, sekitar 70 hingga 80 persen pesanan berasal dari luar negeri, terutama Eropa, Amerika Serikat, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.
Perdagangan Shenzhen dengan anggota APEC lainnya mencapai 1,98 triliun yuan pada semester pertama 2026, meningkat 33 persen secara tahunan dan mencakup hampir 70 persen perdagangan luar negeri kota tersebut. Pejabat setempat Chen Jiongwen mengatakan Huaqiangbei menerima sekitar 750.000 kunjungan setiap hari, termasuk lebih dari 8.000 kunjungan pelaku bisnis asing.