
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.139 per Dolar AS
12 menit yang lalu
IHSG melemah pada awal perdagangan saat investor mencermati sentimen global dan kebijakan baru BEI.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,28 persen ke level 5.357,97 pada awal perdagangan Selasa (27/10/2026). Indeks turun 15,12 poin dibandingkan dengan penutupan sebelumnya.
Menurut laporan yang sama, pada awal sesi perdagangan di pasar saham Indonesia, volume transaksi tercatat 4,94 juta lot dengan nilai Rp168,18 miliar. Angka transaksi masih dapat berubah selama perdagangan berlangsung.
Pasar mencermati sentimen dari dalam dan luar negeri. Kinerja positif Wall Street diharapkan menjadi katalis, sedangkan perkembangan konflik Timur Tengah dan data ekonomi China disebut sebagai faktor yang dapat menggerakkan pasar.
Menurut laporan yang sama, Arab Saudi, Turki, dan Pakistan bertemu pejabat Iran di Teheran pada Senin (26/10/2026) untuk meredakan konflik Timur Tengah. Pertemuan berlangsung di tengah meningkatnya serangan Houthi terhadap Arab Saudi dan ancaman serangan baru dari Amerika Serikat.
Keempat negara sepakat melanjutkan dialog untuk memperkuat kerja sama perdamaian dan keamanan. Pakistan juga mengusulkan pembentukan jaringan non-agresi regional serta solusi konflik yang dapat diterima Washington dan Teheran.
Menurut laporan yang sama, harga minyak mentah melemah pada perdagangan Senin (26/10/2026) di tengah harapan meredanya konflik Timur Tengah. Brent turun 0,8 persen menjadi US$115,81 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) turun 1,46 persen menjadi US$101,76 per barel.
Pelemahan itu terjadi setelah Brent naik 6 persen dan WTI menguat 2,3 persen pada pekan sebelumnya. Risiko gangguan pasokan energi dan pelayaran di Selat Hormuz masih menjadi perhatian investor.
Di dalam negeri, BEI menyiapkan kebijakan untuk memperketat pengawasan pasar modal, termasuk mengurangi suspensi saham, membekukan rekening efek yang terindikasi melanggar, dan memperkuat investigasi transaksi mencurigakan. BEI juga berencana mengurangi penggunaan pengumuman Unusual Market Activity sebagai langkah awal pengawasan.
Menurut laporan yang sama, komite penilai saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) diperluas menjadi sembilan anggota, termasuk lima pihak eksternal independen. Mulai 2 November 2026, saham kategori HSC dikecualikan dari penghitungan IHSG, disertai perubahan jadwal evaluasi indeks; rangkaian kebijakan ini ditujukan untuk memperkuat transparansi, menjaga likuiditas, dan meningkatkan kepercayaan investor.