
Polres Jakpus Santuni 48 Anak Yatim Piatu
13 menit yang lalu
Rupiah melemah tipis saat pembukaan, sementara analis memperkirakan pergerakannya fluktuatif.
Terbit · 1 min read

Nilai tukar rupiah dibuka pada Rp18.139 per dolar AS dan melemah 4 poin atau 0,02 persen dari penutupan sebelumnya. Menurut laporan CNNIndonesia.com, pergerakan itu tercatat pada perdagangan Selasa (27/10/2026) pagi.
Mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS, menurut laporan yang sama. Yuan China melemah 0,03 persen, peso Filipina turun 0,09 persen, sedangkan yen Jepang terkoreksi 0,12 persen.
Sebaliknya, ringgit Malaysia menguat 0,04 persen dan won Korea Selatan terapresiasi 0,11 persen. Dolar Hong Kong naik 0,01 persen, sementara dolar Singapura bergerak datar, menurut laporan yang sama.
Di antara mata uang negara maju, euro melemah 0,02 persen, dolar Kanada turun 0,04 persen, dan franc Swiss terkoreksi 0,05 persen. Dolar Australia menguat 0,13 persen, sedangkan pound sterling bergerak datar, menurut laporan yang sama.
Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif di tengah beragam perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Perkembangan itu mencakup potensi serangan Amerika Serikat terhadap Iran dalam beberapa hari ke depan dan upaya diplomatik untuk mencapai perdamaian di kawasan.
Lukman juga menyebut arus keluar dana asing di pasar saham domestik masih menjadi faktor yang membebani rupiah. Pernyataan itu disampaikan kepada CNNIndonesia.com.
Untuk perdagangan Selasa (27/10/2026), Lukman memperkirakan rupiah bergerak pada rentang Rp18.100 hingga Rp18.200 per dolar AS.