
Taylor’s University Peringkat ke-32 di Asia
20 menit yang lalu
IHSG menguat saat seluruh sektor saham naik; laporan CNBC Indonesia juga memuat perkembangan AUTO, LPKR, dan ITMG.
Terbit · 1 min read

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,25 persen ke level 5.030,26 pada perdagangan Kamis (5/11/2026) di Jakarta. Menurut laporan CNBC Indonesia, kenaikan indeks ditopang antara lain oleh saham BBCA, AMMN, dan TLKM.
BBCA naik 3,96 persen, AMMN menguat 8,28 persen, dan TLKM bertambah 5,57 persen. Sebaliknya, BRPT melemah 6,67 persen, AADI turun 3,53 persen, dan TPIA terkoreksi 1,15 persen.
Investor asing mencatat penjualan bersih Rp25,48 miliar di pasar reguler dan Rp65,53 miliar di seluruh pasar. Seluruh 11 sektor saham menguat, dengan sektor industri dasar mencatat kenaikan terbesar, yakni 3,78 persen.
Di pasar Amerika Serikat, Dow Jones turun 3,44 persen, S&P 500 melemah 4,36 persen, dan Nasdaq terkoreksi 5,52 persen. Laporan yang sama menyebut kekhawatiran atas perlambatan ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan dan potensi pengetatan aturan pusat data sebagai sentimen negatif.
Dari sisi emiten, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) menargetkan penambahan sekitar 30 gerai ritel modern pada 2027. Ekspansi jaringan pasar purnajual itu mencakup beberapa format gerai dan akan mempertimbangkan kepadatan kendaraan di tiap wilayah.
AUTO juga berencana menghubungkan gerai fisiknya dengan layanan digital AstraOtoshop agar konsumen dapat memesan produk atau perawatan secara daring dan melanjutkan layanan di gerai. Perseroan menargetkan pertumbuhan di atas rata-rata industri pada 2027 serta mengembangkan komponen kendaraan listrik dan bisnis alat kesehatan.
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melalui LippoLand membukukan prapenjualan Rp5,49 triliun selama sembilan bulan pertama 2026, setara 91 persen dari target tahunan Rp6 triliun. Sementara itu, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menyiapkan dana maksimal Rp2,31 triliun untuk pembelian kembali saham menggunakan kas internal; pelaksanaannya dijadwalkan pada 5 November 2026 hingga 4 Februari 2027.
CNBC Indonesia juga mencantumkan lima rekomendasi saham untuk Jumat (6/11/2026), yakni AMRT, MPMX, AMMN, WIRG, dan RATU. Laporan tersebut mengingatkan bahwa analisis dan rekomendasi saham bersifat informatif, bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.