
BEI dan PHEI Luncurkan Indeks Obligasi ESG
14 menit yang lalu
Penundaan investasi tambang menekan pembiayaan alat berat, sementara izin RKAB 2026 baru terbit pada Agustus hingga September.
Terbit · 1 min read

Ketidakpastian perizinan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) membuat sejumlah perusahaan tambang menunda pembelian atau penggantian alat berat sepanjang 2026. Menurut laporan CNBC Indonesia, kondisi ini menekan pembiayaan investasi perusahaan pembiayaan.
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menyampaikan hal itu kepada CNBC Indonesia pada Kamis (5/11/2026). Pembiayaan alat berat menyasar kontraktor dan perusahaan pertambangan.
Suwandi mengatakan pelaku usaha tambang berhati-hati mengeluarkan belanja modal sebelum memperoleh kepastian izin. Meski operasional tambang tetap berjalan, sejumlah perusahaan belum berani melakukan ekspansi besar.
Suwandi menjelaskan banyak debitur perusahaan pembiayaan menahan ekspansi untuk mengganti alat berat. Pada awal 2026, banyak kontraktor dan debitur ingin menambah atau mengganti alat berat, tetapi terhambat perizinan RKAB.
Menurut laporan yang sama, kehati-hatian tersebut berimbas pada permintaan pembiayaan alat berat. Suwandi mengatakan pembiayaan investasi mengalami kontraksi sekitar 4 sampai 5 persen secara tahunan.
Tekanan pada pembiayaan investasi menjadi salah satu pemberat pertumbuhan industri perusahaan pembiayaan yang dilaporkan jauh dari target awal tahun. Sementara itu, pembiayaan modal kerja dan multiguna masih mencatat pertumbuhan positif.
Suwandi mengatakan izin RKAB 2026 baru terbit pada kisaran Agustus hingga September. Setelah izin terbit, perusahaan tambang mulai memiliki ruang untuk mempertimbangkan kembali rencana investasi, tetapi realisasi pembelian alat berat memerlukan proses.
Ia menilai dampak penerbitan izin itu tidak akan segera terlihat dalam pertumbuhan pembiayaan tahunan, mengingat waktu yang tersisa hingga akhir tahun terbatas. Menurut Suwandi, dalam tiga bulan ke depan perusahaan mungkin hanya menggunakan alat-alat yang sudah tersedia.