
Sino-Nusantara Institute Kumpulkan Masukan untuk APEC
26 menit yang lalu
Kemnaker menyiapkan pelatihan vokasi yang sesuai kebutuhan tenaga kerja hilirisasi dan mendorong koordinasi lintas instansi.
Terbit · 1 min read

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan menyelaraskan program Pelatihan Vokasi Nasional dengan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor untuk mendukung hilirisasi industri. Menurut laporan ANTARA, Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menyebut penyiapan sumber daya manusia yang kompeten penting seiring berkembangnya proyek hilirisasi.
Cris menyampaikan hal itu dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (6/11/2026). Ia mengatakan hilirisasi industri diproyeksikan menyerap banyak tenaga kerja.
Kemnaker menargetkan pelatihan vokasi di berbagai bidang menjangkau ratusan ribu peserta. Pelatihan dirancang berlangsung di berbagai daerah dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di tiap wilayah.
Cris mengatakan pelatihan dapat dilaksanakan di tempat masing-masing. “Pelatihannya bisa di tempat masing-masing. Yang penting, setelah selesai pelatihan mereka bisa menjadi pekerja. Karena itu adalah pekerjaan rumah kita bersama,” kata dia.
Menurut laporan yang sama, Cris menilai keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pelaksanaan pelatihan, tetapi juga pada kemampuan menghubungkan lulusan dengan dunia usaha dan industri.
Ia mengatakan koordinasi lintas instansi diperlukan agar penyiapan tenaga kerja sejalan dengan peluang kerja. Forum Sekretaris Kementerian dan Lembaga (FORSES), menurut Cris, menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antarkementerian dan lembaga dalam program pembangunan.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Arif Satria berharap FORSES mempererat hubungan antarpimpinan kementerian dan lembaga. “Termasuk dengan jajaran pimpinan BRIN, sehingga memudahkan koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan program masing-masing instansi,” kata Arif.