
Joune Ganda Minta Inovasi ASN Berdampak Nyata
16 menit yang lalu
Superbank mencatat laba sebelum pajak Rp385 miliar, dengan pertumbuhan simpanan dan kredit pada kuartal ketiga 2026.
Terbit · 1 min read

PT Super Bank Indonesia Tbk atau Superbank membukukan laba sebelum pajak Rp385 miliar pada kuartal ketiga 2026, tumbuh 376 persen secara tahunan. Menurut laporan CNBC Indonesia, dana pihak ketiga meningkat 79,3 persen secara tahunan menjadi Rp17,6 triliun.
Dalam laporan yang sama, Superbank disebut memiliki lebih dari 8 juta nasabah. Kinerja tersebut merujuk pada kuartal ketiga 2026, sedangkan Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan menyampaikan keterangan resmi pada Kamis (29/10/2026).
Tigor menyampaikan bahwa pertumbuhan nasabah dan simpanan mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap layanan Superbank. Menurut Tigor, kepercayaan itu menjadi dasar untuk memperkuat bisnis dan mengembangkan layanan yang relevan.
Pada periode tersebut, total kredit tumbuh 52,6 persen menjadi Rp13,8 triliun dan aset naik 66,3 persen menjadi Rp27,5 triliun. Pertumbuhan simpanan disebut memperkuat basis pendanaan untuk mendukung ekspansi bisnis.
Pendapatan bunga bersih tercatat Rp1,56 triliun, meningkat 41,9 persen secara tahunan. Efisiensi operasional yang semakin baik tercermin dari rasio biaya terhadap pendapatan sebesar 54,16 persen dan rasio imbal hasil ekuitas sebelum pajak 6,23 persen, naik dari 2,03 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Rasio kecukupan modal Superbank tercatat 73,26 persen.
Superbank juga menawarkan produk Pinjaman Atur Sendiri yang dapat diakses pengguna Grab dan OVO melalui aplikasi masing-masing tanpa perlu mengunduh aplikasi Superbank. Pada kuartal ketiga 2026, perusahaan memperkenalkan fitur Top-Up & Bayar untuk pengisian saldo dompet digital, pembelian pulsa, dan pembayaran tagihan melalui aplikasi Superbank.
Perusahaan turut menyebut kolaborasi dengan Grab untuk pengadaan ratusan kendaraan listrik bagi armada GrabCar Plus Electric. Tigor mengatakan Superbank akan memperkuat kepercayaan nasabah melalui pengembangan layanan yang relevan, integrasi ekosistem yang semakin mendalam, serta pengelolaan bisnis secara berhati-hati. Ia juga menyatakan perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan perbankan yang aman, mudah diakses, dan dapat diandalkan.