
Zulfahmi Nilai Hakim Danish Terlalu Fokus pada Rival
11 menit yang lalu
Grobogan, Cilacap, dan Sragen menjadi tiga daerah dengan produksi padi tertinggi di Jawa Tengah.
Terbit · 1 min read

Kabupaten Grobogan, Cilacap, dan Sragen tercatat sebagai tiga daerah dengan produksi padi tertinggi di Jawa Tengah pada 2026. Menurut laporan ANTARA, angka produksi masing-masing daerah diperkirakan 772 ribu ton, 762 ribu ton, dan 651 ribu ton.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah Said Ali menyampaikan data tersebut di Semarang pada Senin (2/11/2026). ANTARA melaporkan BPS memperkirakan produksi beras Jawa Tengah sepanjang 2026 mencapai 5,14 juta ton.
Said mengatakan produksi padi selama Januari hingga September 2026 diperkirakan mencapai 9,47 juta ton gabah kering panen (GKP). Berdasarkan pengamatan fase tumbuh padi dalam Survei Kerangka Sampel Area pada September, produksi Oktober hingga Desember diperkirakan 1,36 juta ton GKP.
Produksi pada periode Oktober hingga Desember itu diperkirakan berasal dari area panen seluas 1,62 juta hektare. BPS juga mencatat luas area panen turun 3,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut laporan yang sama, total produksi GKP tersebut setara dengan 5,14 juta ton beras. Angka itu merupakan perkiraan produksi untuk sepanjang 2026.
Menurut laporan yang sama, produksi padi tertinggi terjadi pada Maret 2026, sebesar 1,71 juta ton gabah kering giling. Produksi terendah diperkirakan terjadi pada Desember, yakni 269,74 ribu ton.
Said juga menyebut Grobogan mengalami peningkatan produksi yang cukup besar pada 2026. Sukoharjo dan Klaten turut disebut mengalami peningkatan, tanpa rincian angka dalam laporan tersebut.