
Carrick Kehilangan Empat Pemain Jelang Lawan Chelsea
13 menit yang lalu
Dudy mendorong investasi dan kemitraan untuk modernisasi infrastruktur, keselamatan, logistik, dan transportasi perkotaan.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengajak US-ASEAN Business Council (US-ABC) memperkuat investasi di sektor transportasi Indonesia. Ajakan itu disampaikan untuk mendukung modernisasi infrastruktur, peningkatan keselamatan, efisiensi logistik, dan pertumbuhan ekonomi.
Dudy bertemu delegasi US-ABC di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, pada Kamis (29/10/2026). Menurut laporan yang sama, pertemuan tersebut merupakan bagian dari Misi Bisnis Indonesia US-ASEAN Business Council 2026.
Dalam pertemuan itu, Dudy menyampaikan bahwa investasi transportasi juga diarahkan untuk mendukung visi Presiden Prabowo Subianto mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029.
Dudy mengatakan fokus pengembangan transportasi meliputi modernisasi pelabuhan, pengembangan bandara, perluasan jaringan jalan dan kereta api, serta integrasi transportasi perkotaan. Menurut dia, pengalaman perusahaan Amerika Serikat dalam teknologi, operasional, pembiayaan, dan pengembangan sumber daya manusia dapat membantu meningkatkan layanan transportasi.
Menurut laporan yang sama, diskusi juga mencakup keselamatan, sistem logistik, moda transportasi yang lebih bersih, dan mobilitas perkotaan. Dudy mengatakan aspek keselamatan perlu menjadi landasan kemitraan di sektor penerbangan, transportasi laut, darat, dan perkeretaapian.
Ia menyambut kerja sama yang dapat memperkuat pemeliharaan, inspeksi, keandalan operasional, serta keterampilan personel. Menurut Dudy, teknologi dapat membantu mengenali risiko lebih awal dan mencegah kecelakaan.
Untuk mendukung logistik, Dudy menyebut Indonesia memerlukan efisiensi dan konektivitas yang lebih kuat. Perangkat digital dinilai dapat memperlancar pertukaran informasi dan membantu operator mengambil keputusan. Dudy juga menyebut efisiensi energi, integrasi transportasi umum, serta teknologi pengurangan emisi sebagai bagian dari pembahasan transportasi bersih dan mobilitas perkotaan.
Dudy berharap pertemuan itu membuka peluang bagi profesional dan pelaku bisnis Indonesia serta mendukung pengembangan keahlian. Ia mengundang perusahaan peserta mengidentifikasi bidang kerja sama, tantangan, dan langkah tindak lanjut. Menurut laporan ANTARA, delegasi US-ABC dipimpin Presiden dan CEO US-ABC Brian D McFeeters.