
Rodri Diperkirakan Absen Sebulan karena Cedera
16 menit yang lalu
Konektivitas jalan dinilai penting untuk menghubungkan sentra produksi, pusat distribusi, dan kawasan pariwisata.
Terbit · 1 min read

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Ahmad Muzani menilai perbaikan infrastruktur jalan di Lampung penting untuk mendukung peningkatan investasi. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu dalam Lampung Economic and Investment Forum 2026 di Jakarta.
Dalam forum tersebut, Muzani mengatakan masih ada pekerjaan rumah pemerintah daerah untuk membenahi jalan. Acara itu berlangsung pada Rabu (4/11/2026).
Muzani mengatakan pengusaha mengeluhkan kondisi jalan di sejumlah kabupaten yang rusak dan sempit. Ia menyebut persoalan infrastruktur itu menjadi masalah bagi daerah yang merupakan sentra pangan, perkebunan, dan peternakan.
Lampung memiliki potensi pertanian dan perkebunan, antara lain kopi, pisang, nanas, kakao, jagung, dan beras. Menurut Muzani, konektivitas jalan yang memadai diperlukan untuk menghubungkan sentra produksi di kabupaten dengan pusat distribusi.
Ia juga menilai perbaikan jalan diperlukan untuk meningkatkan akses menuju kawasan pariwisata. Muzani mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memperbaiki sejumlah ruas, termasuk jalur dari Bandar Lampung menuju Pesawaran.
Muzani mengatakan perbaikan dan pelebaran jalan membutuhkan waktu, kesabaran, serta upaya. Dalam laporan yang sama, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebut provinsinya memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, dengan dukungan konektivitas, sumber daya alam, serta basis produksi pertanian dan perkebunan.
Rahmat menyebut potensi tersebut sebagai modal untuk memperluas investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ekonomi Lampung tumbuh 5,29 persen secara tahunan pada triwulan II 2026, tertinggi kedua di Sumatera.
Padi, jagung, singkong, nanas, kopi, serta hasil peternakan dan perikanan disebut membuka peluang pengembangan industri pengolahan dan hilirisasi. Rahmat mengatakan Lampung perlu mengembangkan industri pengolahan agar komoditasnya memiliki nilai tambah lebih besar.