
133 Pemukim di Bitung Mendapat SK Kewarganegaraan
19 menit yang lalu
Tujuh anggota utama OPEC+ sepakat tidak mengubah target produksi minyak untuk Desember 2026.
Terbit · 1 min read

OPEC+ sepakat mempertahankan target produksi minyak untuk Desember 2026 di tengah gangguan pasokan dan ketidakpastian pasar energi global, menurut laporan iNews.id.
Keputusan itu diumumkan setelah pertemuan daring tujuh anggota utama OPEC+ pada Minggu (1/11/2026). Negara yang berpartisipasi adalah Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, dan Oman.
Menurut laporan iNews.id, gangguan pasokan tersebut terjadi di tengah perang Iran. Sejumlah negara anggota di kawasan Teluk mulai meningkatkan ekspor minyak yang sebelumnya terganggu selama berbulan-bulan.
Namun, sebagian besar produsen masih memompa minyak jauh di bawah target produksi masing-masing. Laporan iNews.id tidak merinci negara produsen yang dimaksud atau jumlah produksinya.
Mengutip CNBC, laporan itu menyebut keputusan mempertahankan target produksi Desember sesuai dengan ekspektasi pasar. Pasar memperkirakan tidak ada perubahan kebijakan produksi lebih lanjut hingga tahun depan.
OPEC+ merupakan kelompok yang terdiri atas Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara-negara sekutunya, termasuk Rusia, menurut laporan iNews.id.