
Veda Ega Kena Penalti Turun Enam Posisi
27 menit yang lalu
Pertamina menyebut keandalan pasokan dan distribusi energi perlu didukung infrastruktur serta sinergi berbagai pihak.
Terbit · 1 min read

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyatakan mendukung ketahanan energi nasional dengan memperkuat keandalan pasokan, infrastruktur, dan distribusi energi. Menurut laporan ANTARA, hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional di Universitas Lampung.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Alexander Susilo menyampaikan keterangan di Bandarlampung, Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung Sabtu (7/11/2026).
Alexander menjelaskan ketahanan energi tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber energi. Kesiapan infrastruktur, keandalan rantai pasok, dan kelancaran distribusi kepada masyarakat juga berperan.
Ia menyatakan Pertamina Patra Niaga berupaya menjaga pasokan dan distribusi melalui pengelolaan rantai pasok serta kesiapan infrastruktur. Menurut Alexander, langkah itu ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi masyarakat dan sektor produktif.
Anggota Dewan Energi Nasional Surono menyebut Kebijakan Energi Nasional menjadi pedoman dalam mengarahkan pengelolaan energi dan memperkuat ketahanan energi Indonesia. Ia mengatakan pelaksanaannya memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk badan usaha penyedia dan penyalur energi.
Surono juga menilai pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu terlibat bersama badan usaha agar arah kebijakan dapat diterapkan dalam langkah nyata. Ia menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan sosialisasi di Universitas Lampung.
Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani menekankan kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan industri untuk mendukung pengembangan sektor energi. Menurut Lusmeilia, kerja sama itu dapat mendorong pengetahuan, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Lusmeilia menyatakan riset dan inovasi perguruan tinggi dapat membantu menjawab tantangan energi. Alexander mengatakan sinergi dengan pemerintah dan kalangan akademisi sejalan dengan komitmen perusahaan menjaga keandalan pasokan dan distribusi.