
ICBA dan Pemprov Maluku Utara Kembangkan Karbon Hutan
21 menit yang lalu
PSM menargetkan poin di Samarinda dan ingin meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.
Terbit · 1 min read

PSM Makassar menargetkan membawa pulang poin saat menghadapi Borneo FC dalam lanjutan Super League 2026/2027. Menurut laporan CNNIndonesia.com, pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (7/11/2026).
Pelatih PSM, Darije Kalezic, menyebut Borneo FC sebagai tim kuat dengan kedalaman skuad yang mumpuni. Ia menyampaikan hal itu dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Jumat (6/11/2026).
Kalezic mengatakan PSM berpeluang meraih poin jika mampu mengulang performa dalam empat atau lima pertandingan terakhir. “Saya percaya jika tim bisa menunjukkan performa yang sama seperti empat atau lima pertandingan terakhir, kami bisa kembali ke Makassar dengan membawa poin,” kata Kalezic.
Menurut laporan yang sama, mayoritas pemain PSM dalam kondisi bugar. Kesiapan Aguero belum dipastikan setelah pemain itu absen dalam dua pertandingan sebelumnya; Kalezic mengatakan tim akan memantau perkembangannya.
Kalezic juga menanggapi sorotan terhadap produktivitas gol PSM yang belum maksimal dan selisih gol tim yang berada di angka minus. Ia menilai masalah utama pada awal kompetisi adalah rapuhnya lini pertahanan, tetapi menyebut timnya berkembang dalam beberapa pertandingan terakhir.
“Ini perbedaan yang sangat besar dan perkembangan yang luar biasa dari tim saya. Saya sangat senang dengan perkembangan tersebut,” kata Kalezic mengenai kemajuan tim. Ia menilai PSM kini mampu menciptakan banyak peluang.
Menurut Kalezic, pekerjaan rumah tim adalah meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir agar peluang dapat dikonversi menjadi gol. “Kami menciptakan banyak peluang. Jika tidak mampu menciptakan peluang, mungkin masalah kami akan jauh lebih besar. Sekarang kami harus merealisasikan peluang-peluang tersebut menjadi gol,” katanya.
Kalezic mengatakan semua pemain dibutuhkan, termasuk pemain yang tampil di kompetisi lain. Ia menyebut para pemain tersebut juga pernah bermain di liga, sebagai pemain inti maupun pemain pengganti, dan menegaskan tidak membagi skuad menjadi pemain utama dan pelapis.