
PLN EPI Perkirakan Butuh 174 Juta Ton Batu Bara
10 menit yang lalu
PLN EPI menyebut kendaraan listrik, pertambangan, pertanian, dan pusat data mendorong kebutuhan listrik.
Terbit · 1 min read

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyebut pertumbuhan kendaraan listrik, elektrifikasi sektor pertambangan, dan pengembangan pusat data untuk kecerdasan buatan mendorong konsumsi listrik. Menurut laporan ANTARA, Pelaksana Harian Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto menyampaikan hal itu dalam acara Minerba Convex 2026 di Jakarta.
Dalam acara yang digelar pada Selasa (3/11/2026), Rakhmad mengatakan pertumbuhan konsumsi listrik tahun lalu hampir 5 persen dan tahun ini diperkirakan 5–6 persen. Untuk tahun berikutnya, ia memperkirakan pertumbuhan mencapai 6–7 persen.
Rakhmad memaparkan realisasi penggunaan batu bara untuk memasok pembangkit listrik yang dikelola PLN EPI mencapai 59 juta ton hingga September 2026. Angka tersebut tidak mencakup pembangkit listrik swasta atau produsen listrik independen.
Ia juga menyebut penggunaan gas telah melampaui target, sementara penggunaan bahan bakar minyak mencapai 4,4 juta kiloliter. Angka-angka itu disampaikan untuk pasokan yang dikelola PLN EPI.
Menurut laporan yang sama, Rakhmad mengaitkan peningkatan konsumsi listrik dengan bertambahnya kendaraan listrik. Data Kementerian Perindustrian mencatat jumlah kendaraan listrik berbasis baterai mencapai 541.678 unit hingga Agustus 2026.
Jumlah tersebut bertambah 134.762 unit dibandingkan dengan populasi pada 2025 yang tercatat sebanyak 406.916 unit. Rakhmad juga menyebut elektrifikasi alat berat di sektor pertambangan sebagai faktor pendorong konsumsi listrik.
Rakhmad menambahkan, sebagian sumur pompa di area persawahan telah menggunakan listrik. Ia memperkirakan pengembangan pusat data sejalan dengan meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan akan mendorong kebutuhan listrik ke depan.
Menurut Rakhmad, konsumsi listrik untuk penggunaan kecerdasan buatan dapat mencapai 4–5 kali lipat dibandingkan penggunaan tanpa teknologi tersebut. Ia menyampaikan bahwa perkiraan itu berkaitan dengan berkembangnya pusat data.