
Carrick Kehilangan Empat Pemain Jelang Lawan Chelsea
13 menit yang lalu
Ekspor komoditas perikanan dan pertanian Sumut bernilai lebih dari Rp258,96 miliar.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat pasar ekspor komoditas unggulan dari sektor perikanan dan pertanian dengan nilai lebih dari Rp258,96 miliar. Menurut laporan ANTARA, Penjabat Sekretaris Daerah Sumut Timur Tumanggor menyampaikan hal itu saat pengiriman komoditas di Kompleks MMTC, Deli Serdang.
Pengiriman berlangsung Kamis (29/10/2026), saat Timur mendampingi Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding. Komoditas yang dikirim mencakup hasil perikanan dan pertanian untuk berbagai negara.
Komoditas perikanan yang dikirim antara lain sarang burung walet senilai Rp11,22 miliar dengan volume 625,94 kilogram. Kepiting bakau senilai Rp745 juta dikirim ke Tiongkok sebanyak 18.400 ekor atau 4.600 kilogram.
Sementara itu, komoditas pertanian seperti kopi, pinang, buah pala, dan bunga bernilai lebih dari Rp247 miliar. Volume pengirimannya mencapai 9.552.899 kilogram dan ditujukan ke 16 negara.
Timur mengatakan pemerintah provinsi berupaya mendorong sektor-sektor yang memberi nilai tambah bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai ekspor tersebut menunjukkan kemampuan komoditas Sumut bersaing di pasar internasional.
Menurut Timur, peningkatan ekspor sejalan dengan harapan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution untuk memperkuat perekonomian masyarakat dan daya saing daerah. Ia juga menyebut posisi Sumut sebagai salah satu barometer perekonomian di Sumatera menjadi perhatian dalam pertemuan kepala daerah Indonesia, Malaysia, dan Thailand beberapa waktu lalu.
Timur berharap kegiatan ekspor dan impor di Sumut didukung kepastian hukum dan harga, serta pemenuhan kualitas dan standar mutu komoditas. Menurutnya, dukungan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan negara lain terhadap produk Indonesia, khususnya dari Sumut.
Karding mengapresiasi nilai ekspor komoditas perikanan dan pertanian Sumut. Ia menilai kegiatan tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta pendapatan masyarakat dan daerah.