
BCA Ajak Agen Perjalanan Asing ke Desa Wisata
12 menit yang lalu
China menilai penolakan izin masuk Zhang Linghe bermotif politik dan menghambat pertukaran budaya.
Terbit · 1 min read

Pemerintah China mengkritik otoritas Taiwan setelah izin masuk aktor Zhang Linghe ditolak menjelang rencana temu penggemar di pulau itu pada akhir Oktober 2026. Menurut laporan CNN Indonesia, Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara China menyampaikan kekecewaan pada Rabu (21/10/2026).
CNN Indonesia mengutip laporan Global Times yang menyebut juru bicara kantor tersebut, Zhang Han, menuding penolakan itu berkaitan dengan motif politik Partai Progresif Demokratik (DPP), partai penguasa Taiwan.
Zhang Han menyatakan keputusan itu mengabaikan keinginan warga setempat, terutama kaum muda yang menantikan kedatangan Zhang Linghe. Ia juga menilai kehadiran artis dari daratan China dapat mempererat pemahaman masyarakat kedua wilayah.
Dalam konferensi pers, Zhang Han menuding otoritas DPP menolak permohonan seniman pertunjukan dari daratan China untuk berkunjung dengan alasan politik. Ia mendesak DPP menghentikan apa yang disebutnya manipulasi politik dan mencabut pembatasan terhadap pertukaran budaya lintas Selat Taiwan.
Dalam kesempatan yang sama, Zhang Han juga menanggapi unggahan musisi Jay Chou terkait turnamen tenis Shanghai Masters. Menurut laporan yang sama, pembawa acara dalam klip yang diunggah ulang dan disukai Chou memperkenalkannya sebagai penyanyi China.
Zhang Han menyebut pengakuan identitas itu sebagai ekspresi tulus dan menyatakan masyarakat di kedua sisi Selat Taiwan sama-sama orang China. Ia juga menuding kelompok pro-kemerdekaan Taiwan menggunakan alasan politik untuk menyerang artis yang memiliki kedekatan budaya dengan daratan China.
Laporan CNN Indonesia menyebut topik Zhang Linghe ramai dibicarakan di Weibo. Seorang pengguna yang alamat IP-nya terdeteksi di Taiwan menyampaikan kekecewaan atas penolakan tersebut, sementara sejumlah pengguna lain menyuarakan dukungan terhadap interaksi lintas selat.
Zhang Linghe lahir di Wuxi, Provinsi Jiangsu, China, pada 1997. Ia dikenal melalui sejumlah drama, termasuk Pursuit of Jade dan Overdo, serta Love between Fairy and Devil, My Journey to You, Story of Kunning Palace, The Princess Royal, dan The Best Thing.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.