
Neraca Beras Sumut Surplus 27.633 Ton hingga Oktober
9 menit yang lalu
Kunjungan pengenalan BCA mempertemukan pengelola desa wisata binaan dengan 50 agen perjalanan mancanegara.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengajak 50 agen perjalanan dan operator tur mancanegara mengunjungi dua desa wisata binaannya melalui kegiatan kunjungan pengenalan wisata berskala besar. Program itu ditujukan untuk memperluas akses pasar internasional bagi desa wisata.
Kunjungan berlangsung di Bukit Peramun, Kepulauan Bangka Belitung, pada 13 Oktober 2026 dan di Wisata Wayang Desa Wukirsari, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 19 Oktober 2026. Pesertanya berasal dari sejumlah negara, antara lain Bulgaria, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, China, Jepang, Thailand, India, dan Nigeria.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, atau Wakil Presiden Eksekutif Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial, Hera F. Haryn mengatakan akses pasar menjadi tahap penting setelah kapasitas dan kualitas warga desa disiapkan. Menurut Hera, kegiatan tersebut mempertemukan desa binaan dengan jaringan industri pariwisata dunia dan memperkenalkan paket wisata kepada calon mitra.
Bukit Peramun berada di kawasan UNESCO Global Geopark Belitong dan menawarkan hutan konservasi, batuan granit purba, serta satwa endemik tarsius bancanus. Desa itu juga mengembangkan konsep Hutan Digital yang menggunakan pemindaian kode QR untuk mengenalkan keanekaragaman hayati.
Pengalaman wisata di Bukit Peramun turut mencakup budaya Belitung, seperti Tari Sekapur Sirih dan tradisi makan Bedulang. Sementara itu, Wisata Wayang Wukirsari menawarkan kerajinan tatah sungging wayang kulit di Dusun Pucung serta sajian khas Yogyakarta, termasuk gudeg manggar dan ayam ingkung.
ANTARA menyebut Desa Wisata Wukirsari mendapat pengakuan sebagai salah satu Desa Wisata Terbaik Dunia dari UN Tourism pada 2024. Program Bakti BCA, menurut laporan yang sama, mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan serta perluasan akses pasar melalui promosi dan kemitraan.
Pada 2024–2025, pendapatan Desa Bakti BCA dari upaya perluasan akses pasar luar negeri tercatat Rp536 juta. Pada 2026, keterlibatan dalam ITB Berlin mencatatkan nilai potensial Rp1,9 miliar, sedangkan kontribusi BCA terhadap pendapatan desa wisata dan UMKM pada semester I-2026 mencapai Rp2,22 miliar.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.